Menunggu Hari Itu

Menunggu Hari Itu

  • WpView
    Reads 881
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing1h 22m
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 26, 2020
Mengisahkan seorang perempuan yang mencari sinar bahagia bersama seorang lelaki yang dianggap penyelamat ya. Namun kehidupan itu telah membinasakan kehidupannya itu. Kehidupan yang penuh kepuraan tidak akan kekal lama tapi kehidupan yang bahagia sentiasa menanti. Walau jauh namun hati sentiasa bertaut kasih dan sayang. Cinta?! Wujudkan ia atau sekadar dongeng? 18/4/2020-
All Rights Reserved
#466
brokenpromise
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sudah 40 tapi deg-degan kayak SMA
  • Falling For The Wrong Past
  • Asmaraloka Saptakāla
  • LOVESICK
  • ✅ Love Doesn't Lies
  • Last Hello From Mr. Na || END ✓
  • Kita, Apa Adanya (Segera Terbit)
  • Absolutely Mine! (Terbit)
  • TAKDIR DUA RAHSIA [OG]
  • Antara Luka & Cinta Baru

Di usia 40-an, aku pikir aku sudah kebal oleh hidup. Sudah melewati drama keluarga, mengasuh anak, pindah negara, sekolah lagi... Apa lagi yang bisa membuatku gugup? Ternyata jawabannya sederhana: sebuah kursi bus dan seorang pria yang terlalu tenang untuk dibiarkan. Namaku Nara, mahasiswi dewasa yang sedang mencoba hidup dengan wajar. Sayangnya, hidup tidak wajar kalau aku duduk terlalu dekat dengan Jisung- dosen senior yang sopan, manis, dan saltingnya seperti mahasiswa baru. Setiap perjalanan kuliah berubah menjadi komedi halus: napas kutahan, tangan kaku, pikiran kacau, dan jantung kerja lembur. Bukan karena romantis. Bukan karena intim. Tapi karena... kami sama-sama takut menyadari sesuatu. Ini cerita tentang kedewasaan, ke-gugup-an yang tak pernah hilang, dan momen-momen kecil yang lucu- yang diam-diam membuat hidup terasa muda lagi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines