Sincerity of Love

Sincerity of Love

  • WpView
    Reads 468
  • WpVote
    Votes 58
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 6, 2020
Hidup itu hanya terdiri dari dua hal, bahagia dan menderita. Ini tergantung dari cara pandang seseorang untuk melihatnya. Melihat dari sisi positif atau lebih memilih melihat hidup dari sisi sebaliknya. Cerita ini mengajarkan kita untuk senantiasa bersyukur akan segala hal yang kita miliki. Menerima dengan lapang dada, tentunya jawaban dari semua masalah hidup yang diderita. Cerita ini akan mengajarkan kita untuk berusaha mengetahui hal-hal apa saja yang tersembunyi dibalik kata 'takdir'. Mengetahui rahasia indah dibalik deraian air mata, putus asa, dan kecewa. Ini berkisah tentang Najwa Adilah Dahimah yang sedang berjuang menyibak tabir dari sebuah derita.
All Rights Reserved
#81
nikahmuda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ArKa (End)
  • ARYANA
  • Ditakdirkan Bersama (End)✓
  • Jejak Hati di Persimpangan Takdir
  • Cinta Beda Agama
  • Cinta Ikhlas
  • Mencari Kebenaran Cinta
  • DUA SUJUD
  • Bersamamu Halalku √

Typo bertebaran! Belum di revisi!!! "Tadi pas gue pegang lo, lo bilang bukan mahrom tuh maksudnya apa?" Mendapat pertanyaan tersebut membuat Chika menoleh dan melihat mata Arya sekilas. Entah mengapa ia tidak kuat jika harus menatap pria itu. "Itu... Maksudnya laki-laki dan perempuan yang bukan mahrom, tidak boleh berpegangan atau bersentuhan. Kecuali udah menikah" jelasnya. "Orang tua?" tanya Arya lagi. "Boleh, saudara kandung juga boleh, saudara laki-laki atau perempuan dari orang tua juga boleh, keponakan laki-laki atau perempuan juga boleh, kakek nenek kandung juga boleh, dan pelayan tua. Itu sih kayaknya yang boleh," Jelasnya memperhatikan bibir pink dan tebal milik Arya. "Gue sama lo?" tanya Arya lagi. "Nggak boleh, kecuali kita udah nikah," jawabnya spontan. Membuat ia membelalakkan matanya karena kaget dengan ucapannya. Arya yang melihat tingkah Chika pun malah terkekeh. "Lo mau nikah sama gue?" goda Arya. "Idih! Ogah banget!" ujarnya dengan suara yang meninggi. Lagi-lagi ia tidak bisa menahan dirinya. "Santai aja kali," jawab Arya santai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines