We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Keneit

Keneit

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 12, 2020
WpInfo
Fiction
Fantasy
Dorago re Pandora. Satu-satunya petualang yang bertingkat S. Memiliki kekuatan yang diperkirakan setara dengan dewa. Awal dari semua legenda. Raja pertama dibenua Tengah. Keniet, Pemuda yang sedang menuju tangga kedewasaan. Bercita-cita menjadi petualang seperti idolnya, Dorago. Dimasa puncak masa remajanya sebuah tragedi terjadi. Tragedi berdarah yang membawanya akan dunia luar, petualangan dan menuju cita-citanya. Tapi- Benarkah Keniet akan mengejar cita-citanya? Atau- Kembali untuk balas dendam pada 'Dalang' tragedi itu.
All Rights Reserved
#29
ln
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE DEMONIC YOUNGEST DAUGHTER
  • EX-SWORD
  • Va in Soarta ✓ [TERBIT]
  • Legend Of The Kingdom Eldoria
  • Love Maze (Complete)
  • [2] [END] [NOVEL] Death Is the Only Ending for the Villainess
  • Choose Your Own Storyline [On Going]
  • I Wanna Be Antagonist (end)
  • Endless Fantasy Adventure seri 1 : Pedang Nexus
  • Serena's Secret

Aku tahu takdir memang selalu bercanda padaku, mungkin lebih tepatnya merundungku. Sedari awal hidupku tidak berjalan baik. Bukan, bukan melarat apalagi bekerja bagai kuda hanya untuk sesuap nasi, tetapi menjadi anak dari konglomerat yang meneteskan liur pada reputasi. Aku lah anak yang ditempa sekeras mungkin oleh orangtuaku untuk meraih reputasi impian mereka. Kurasa meski aku hancur berkali-kali, tumpul berkali-kali, dan berkarat berkali-kali; orangtuaku masih menarik leherku dengan paksa untuk bekerja demi reputasi mereka. Aku yang hidup seperti itu, kurasa dengan mati setidaknya bisa terbebas. Namun, bak keluar kandang buaya masuk kandang harimau, aku terbebas dari orangtuaku akan tetapi jatuh ke dalam genggaman entitas lain. Dewa yang menyeretku paksa untuk menjalani kehidupan seseorang yang kuberi iba secuil biji jagung. Libitina Kaltain. Karakter dari novel yang kubaca kala memiliki waktu luang sebiji kecil. Bukan, bukan pemeran utama yang menakjubkan apalagi pemeran penjahat. Tapi hanya pemeran pendamping yang bahkan hanya muncul sekali. Sang tumbal peperangan, keturunan yang menyedihkan dari Keluarga Kaltain. Anak yang hanya muncul saat keluarganya mengorbankan dirinya demi memenangkan peperangan. Anak yang malang, begitulah kupikir. Jika tahu rasa Ibaku yang ternyata membawaku ke sini, maka lebih baik kuludahi saja namanya. Libitina Kaltain, aku hidup kembali dalam tubuh penuh luka dan tak berdaya miliknya. Menjalani hidup menyedihkan Libitina yang bahkan lebih rendah dari budak, dianggap sampah keluarga yang tidak pernah dipandang. Aku hidup sebagai dirinya, sekaligus menanggung takdirnya yang entah apa. Bersamaan dengan kebingunganku pada Dunia dan takdirku sendiri, kata mengapa yang menggerayangi. Mau bagaimanapun aku harus bertahan di sini, meski bersamaan dengan kemarahan yang tumbuh membukit, serta dendam dan kebingunganku. Mungkin juga secuil harapanku. . _____________________ Warning: terdapat kata-kata kasar! Slow update

More details
WpActionLinkContent Guidelines