Story cover for About Us by NitaFp18
About Us
  • WpView
    Reads 781
  • WpVote
    Votes 389
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 781
  • WpVote
    Votes 389
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published Apr 04, 2020
Ini tentang cinta Syasya juga Reyhan yang berakhir perpisahan .

Ini juga tentang cinta yang penuh perjuangan namun tersia-sia kan .

Tentang kepergian yang tidak teringinkan .
Dan juga tentang hati yang saling tidak mengikhlaskan .

"apa perlu nya kedatangan jika berujung kepergian" Gumam Reyhan

"jika kepergian ini yang terbaik aku akan pergi. I really heart you!" gumam Syasya
All Rights Reserved
Sign up to add About Us to your library and receive updates
or
#87aboutus
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
STUCK cover
My Friend My Love cover
Please, Don't Go [COMPLETE] cover
My Teacher My Husband cover
Cinta Anak SMA cover
happy ending  Versi Ku Kapan? cover
AMERTA [END] cover
Bahagia Untuk Jaffress [Selesai] cover
Geigi cover

STUCK

9 parts Complete

Coba deh mukul kaca sampai pecah. Sakit? Jelas. Hancur? Iya. Bisa utuh seperti semula? Bisa, cuma engga akan sama kaya awal. Itu perumpamaan perasaan gue ke lu. -Fauziah Veronnisa >>>>> "Gue minta maaf,Zi." "Minta maaf atas dasar apa? Kalau lu minta maafa atas dasar kejadian 3tahun lalu. Sorry sorry aja nih, gue udah engga terlalu mikirin." Ucap Ziah sambil mengalihkan pandanganya kearah lain. "Gue tau gue telat, tapi tolong. Kasih gue kesempatan kedua buat memperbaiki semuanya. Toh, semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua." Balas Tama sambil tersenyum. "Apa lu pantes gue kasih kesempatan kedua? Biarpun pantes tapi maaf. Hati gue udah bukan buat lu lagi." Ucap Ziah. "Gue tau kok lu udah jatuh ke hati Rama. Apa. Gue. Salah. Kalau. Gue. Memperjuangkan. Apa. Yang. Seharusnya. Gue. Perjuangkan?" Ucap Tama sambil menekan sebelas kata terakhir. "Terserah. Intinya kalau lu minta keadaan kaya dulu lagi, maaf gue engga bisa dan engga akan pernah bisa. Gue pergi, Rama udah nunggu gue daritadi." Ucap Ziah sambil pergi meninggalkan Tama sendiri. Tanpa mereka ketahui bahwa ada seseorang yang mendengarkan percakapan mereka berdua. "Kalau emang dihati lu masih ada Tama, kenapa lu harus nerima gue Zi? Apa gue harus ngelepas lu? Atau gue bertahan dan berjuang? Kalau gue berjuang dan bertahan, apa lu bakal pilih gue? Atau malah lu balik lagi ke masa lalu? Haha, miris banget kisah percintaan gue." Ucap Rama sambil pergi ninggalin tempat kejadian.