JUST LOVE

JUST LOVE

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 15, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Apa yang menjadi masalahnya?" sorot mata beriris coklat menatap lawannya dengan sendu. "Ya perbedaan usia kita. Pahamkan?"Arjuna mencoba mengeraskan hatinya. Bagaimanapun juga, gadis didepannya memiliki perjalanan yang masih panjang. Dan Arjuna jangan egois. "Gak! Dan gak mau dibuat paham."matanya sudah mulai berkaca-kaca bahkan kacamata yang dipakainya mulai berembun. Namun sorotnya kini berubah, berkilat dan penuh dengan kabut amarah. "Terserah"finally. Arjuna mengeluarkan kata keramatnya, usahanya mengeraskan hatinya berhasil. And then dia pergi dari cintanya. Menyesali pertemuan yang menghasilkan banyak kenangan indah, jika pada akhirnya akan berpisah.Lantas untuk apa dipertemukan? Menyesal karena pertemuan kita teralu indah untuk disudahi, terlalu mengesankan untuk dilupakan dan terlalu sempurna untuk dihancurkan. - Rafa Arjuna Jika kamu berfikir dengan kepergian akan menyelesaikan masalah, kamu salah! Justru masalah lainnya datang silih berganti. Jika kamu pergi, maka aku pulang untuk tetap menunggumu didepan pagar yang dulu mempertemukan kita. Just love, im not feel afraid but im happy. - Dara Rossaline
All Rights Reserved
#194
bedausia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • With You 나는 행복하다
  • Mungkin? (Tamat)
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Jangan Bermain Cinta dengan Mapala
  • Dinamika Ditengah Arus Waktu
  • FEARLESS || JAYISA
  • Hujan dalam Pandanganku
  • RAGARA [ on going ]

Yang sudah terjadi, sudahlah ... Yang akan terjadi, biarlah ... Kesedihan akan selalu menemani setiap langkahku. * "Aku minta maaf. Ini tidak pernah terpikir olehku akan terjadi, apalagi menjadi impian ku. Aku memang mencintaimu, tapi dengan cara yang salah aku memiliki mu. Kejadian itu tidak bisa aku menyangkalnya apalagi mencegahnya." -Devano Andreas Magandra. "Kesedihan apa lagi yang belum menghampiri ku? Semua itu sudah ku rasakan. Di setiap langkah kehidupan ku, kesedihan selalu menyertai. Tidak pernah ada kata 'Bahagia' dalam history perjalanan hidup ini. 'Dia' hadir tanpa ku inginkan, memberi warna pada kehidupan ku yang hampa." -Rania Maharani Indira. "Dia milikku. Kau tidak bisa menyangkalnya apalagi merubahnya. Dendam membuat ku buta, ego lupa. Aku kehilangan dia. Cinta ku, hati ku, semuanya telah kau rebut dariku! Aku membenci mu." -Tristan Abidzar Magandra. ** Kebencian itu ada. Rasa cinta juga nyata. Hal itu hadir bersamaan membuat kebingungan kedua insan. Kata 'Dia' hadir di antara mereka, membuat cinta itu datang tanpa di ketahui. Hidup ini memang membingungkan. Ingin itu, dapat yang ini. Ingin ini, malah mendapat itu. *** Cerita ini di tulis langsung dengan ide yang muncul dalam pikiran. Tidak ada plagiarisme atau copas meng-copas. Jika pun ada kemiripan dan kesalahan dalam cerita, mohon dimaafkan. Karena saya yang hanya manusia, senantiasa berbuat salah dan tidak luput dari dosa. ♡ Salam dari Aneuk Nanggroe ♡ ^_^

More details
WpActionLinkContent Guidelines