Cinta Gadis Desa (H.E)

Cinta Gadis Desa (H.E)

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 14, 2020
di sebuah desa kecil terdapat seorang gadis yang cantik, ia tidak punya orang tua ia hanya tinggal bersama neneknya. singkat cerita si gadis itu tumbuh menjadi seorang remaja yang cantik, tapi sayang kenyataan yang dialami saat ini begitu berat, karena harus ditinggalkan oleh neneknya yang sudah mengurusnya dari ia balita. Gadis tersebut hanyalah gadis si penjual buah, karena neneknya hanya menekuni pekerjaan itu... Malia.. dia selain mempunyai nenek dia juga memiliki satu sahabat yang sangat dekat dengannya, dia tahu segala tentang diri Malia juga Malia tahu segala tentang dia, Rindu... Yah nama temannya adalah Rindu dan Dion.. namun, Dion harus pergi keluar kota ikut keluarganya yang juga pindah.. walaupun mereka berpisah persahabatan mereka tetaplah terjalin, rindu dan malia memutuskan untuk melanjutkan kehidupannya di sebuah kota besar, untuk mencari peruntungan disana, tapi sayang yang ia pikirkan akan bahagia tapi ternyata tidak, hidup yang mereka jalani sangat berat bahkan untuk mencari pekerjaan yang hanya lulusan sma.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (Revisi)
  • Little Family
  • orang yang selalu menunggu ku
  • Penuh Luka (On Going)
  • Sejenak Luka
  • DENNIES
  • Rindro (SELESAI)
  • Sunyi yang Menyatukan

Cerita ini mengisahkan seorang siswa yang hidupnya penuh penderitaan, baik di sekolah maupun di rumah. Ia adalah seorang anak yang lugu, mudah sakit, dan terperangkap dalam masa hidup yang kelam. Di sekolah, ia selalu menjadi sasaran bullying. Teman-temannya menjauhinya, bahkan tak ada satu pun yang mau berteman dengannya. Setiap hari, ia merasa kesepian dan tak berdaya, terjebak dalam dunia yang penuh rasa sakit dan penghinaan. Di rumah, kondisi yang lebih buruk lagi menunggunya. Kedua orang tuanya tidak menunjukkan kasih sayang sama sekali. Alih-alih memberikan dukungan, mereka justru menyiksanya, baik secara fisik maupun emosional. Setiap kali ia mendapatkan nilai yang buruk, atau bahkan tidak mendapatkan nilai seratus, ia akan dihukum dengan tidak diberi makan dan terus disiksa. Kata-kata yang terlontar dari orang tuanya begitu menyakitkan, membuatnya merasa seperti anak yang tidak berguna dan tak pantas untuk dihargai. Kondisi ini membuatnya terpuruk dalam keputusasaan. Ia merasa hidupnya tidak berarti dan mulai berpikir untuk menyerah. Setiap kali dibuli atau disiksa, ia hanya pasrah dan tidak berdaya, seakan-akan dunia ini terlalu berat untuk ia hadapi. Ia tak pernah merasakan kehangatan keluarga yang seharusnya menjadi tempat pelindungnya. Ia selalu iri melihat kebahagiaan orang lain, namun dirinya tak pernah merasakannya. Di luar, wajahnya selalu datar, tak pernah ada senyum yang menghiasi wajahnya. Luka-luka fisik dan emosional yang ia alami menjadi beban berat yang membentuk dirinya menjadi sosok yang tertutup dan terpuruk. Ia hanya bisa bersembunyi di balik kesedihan, tak tahu harus bagaimana lagi untuk bertahan. Bagaimana kisahnya akan berlanjut? Akankah ada secercah harapan yang datang untuk mengubah hidupnya? Mari kita saksikan perjalanan hidupnya yang penuh dengan perjuangan dan air mata... cerita ini murni dari pikiran yana sendiri dan jangan plagiat!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines