kasih yang hilang

kasih yang hilang

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 4, 2020
Malam itu, aku menatap sayu wajah lugu yang sedang tertidur pulas, terlintas teringat masa silam yang pernah terjadi. Teringat dimana aku selalu meninggalkannya, bertaruh nyawa siang malam mencari nafkah, hanya selalu mementingkan pkerjaan demi masa depannya. "Ibu..?" suara anak ku yang terbangun dari tidur nya. "Iya nak, masih malam, adik kenapa bangun,?" jawab ku sambil mengelus halus tubuh nya.. "Ibu, kenapa menangis..?" serentak melihat tetesan air mata di wajah ku. "Ibu baik-baik saja, mungkin hanya kelelahan saja, masih malam, adik bobo lagi ya,?" sahut ku perlahan menghapus air mata ku. Esok hari nya, ia terbangun dengan wajah yang ceria. dan ia pun mulai mengejutkan ku lagi dengan pertanyaan-pertanyaan yang tak seharus nya di pertanyakan lagi. "Ibu, dari kecil aku tidak melihat ayah, ayah kemana,? Apakah aku tidak memiliki seorang ayah..?" Tanya anak ku dengan wajah yang menyimpan beribu kesedihan. Oh Tuhan, kenapa anak ku bisa bertanya seperti itu,? Apa yang harus aku lakukan, jujur kah,? atau terus saja harus membohongi nya,? gumam ku dalam hati yang sangat meliputi semua kegelisahan ini. "Adik, ayah sedang pergi jauh dulu, suatu hari nanti, adik pasti bertemu dengan ayah". jawab ku yang terpaksa membohongi nya. Maafkan ibu dengan segala kesalahan ini, maafkan ibu yang tak pernah jujur. Ibu hanya ingin melihat mu tumbuh dewasa, menjadi anak yang soleh & pintar. Ibu tidak ingin melihatmu kecewa & bersedih. Bahwasanya, ayah mu lebih menyayangi anak-anak nya yang lain. Bahwa ayah mu lebih memilih keluarga baru nya di banding bersama kita. Tuhan.. jika engkau menciptakan bulan & bintang untuk menerangi bumi, kenapa harus ada luka & duka yang selalu meliputi hidup ku. Tak Ada seorang anak yang kuat tanpa kehadiran Ayah & Ibu nya..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • Angel To Raya (END)
  • ASAVELA KIARA
  • Save and Protect
  • Dear Fenly || Un1ty
  • TIME will TELL {On Going}
  • Setelah Hujan ( End ✔)
  • ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)

Hidup itu sebuah perjalanan yang sangat berharga, namun tidak pernah lepas dari masalah mulai dari keluarga, sahabat bahkan kisah cinta-mu. Masalah yang hadir tentu bisa membuat kita rapuh. Tapi kamu harus percaya TUHAN tidak memberikan ujian melebihi batas kekuatan yang kita miliki, masalah tidak harus menjadikan kita lemah, takut tapi harus bisa mengambil hikmah-nya. Banyak hal yang membuat kita harus memahami tentang arti dari sebuah kehidupan. Disini aku hanya ingin cerita ku berlabuh melalui sebuah karya tentang percintaan dari kisah sendiri. Apa kalian mengalami hal sama dengan kisah ku ? Terima kasih, waktu mempertemukan kita mengenalmu salah satu anugerah terbesar di hidupku. Meski takdir tidak berpihak pada cinta. Tapi aku percaya selalu ada alasan terbaik kenapa sesuatu bisa terjadi. TUHAN selalu memiliki skenario terbaik- nya. Ikhlas atas segala takdir memahami dan mengerti, kenapa TUHAN memberikan cobaan itu ? Dan aku pun tidak memiliki jawaban atas pertanyaan ku sendiri, terpuruk dalam suasana, kehilangan arah, entah mau kemana pergi-nya ? Air mata mungkin bisa jadi saksi sepanjang hari memikul rasa sakit yang entah kapan sembuhnya ? Mau kemana mencurahkan segala duka ku ? Disini tidak ada siapa-siapa ? Hanya ruang kosong yang menemani diriku mengapa harus tinggal disini ? namun TUHAN hadir meskipun aku tidak pernah melihat-Nya dalam keadaan jiwa-ku yang remuk, hancur, Dia hadir menuntun dan menjagaku sepanjang hari. Aku percaya segala takdir TUHAN yang paling terbaik untuk setiap insan manusia di muka bumi. Pada dasarnya yang tersisa dari hidup kita adalah : kematian, dan kehilangan yang sangat sulit adalah menerima akan perpisahan itu terjadi 🥀 sesekali kita akan beruntung menemukan bahagia, tapi sesekali kita akan menemukan duka atau yang disebut luka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines