Terjerat Segi∆

Terjerat Segi∆

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Mon, May 24, 2021
Tentang Cinta, Persahabatan, Mimpi, Pengkhianatan Penyesalan, dan Keikhlasan. Cinta dan persahabatan yang membuatnya bersemangat mengejar mimpi-mimpi besarnya itu. Kemudian datang badai, badai yang menghancurkan tembok-tembok yang mereka bangun dengan kokoh itu dihancurkan dengam penghianatan. Kemudian, keikhlasan adalah satu-satunya jalan terakhir pada akhir cerita. Selamat bergabung dan membaca ceritaku. Salam sayang♡ -Alana.
All Rights Reserved
#16
menikung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Benalu [Terbit]
  • Untuk Dimas (End) REVISI
  • Ketika cinta harus pergi
  • Semua Tentang Kita (STK) ✔️
  • Janji Di Antara Dua Rasa
  • TEMU
  • If I Had to Choose
  • antara janji dan kenyataan : janji yg menyakitkan

"Bahkan ibunya sendiri membuang anak itu." Semesta pun menghiraukannya, seperti bayangan yang tak pernah di anggap ada, seperti benalu yang tidak pernah di inginkan kehadirannya. *** Nyatanya, ada hasil yang menghianati usaha dan tidak semua usaha akan di kabulkan dengan hasil yang baik. Ya, Teresa sadar hal baik tidak akan pernah ada dalam kisah hidupnya. Benalu akan tetap menjadi benalu, sang penganggu yang tak pernah di inginkan ada. Tangisan pilu selalu keluar dari mulutnya yang menyimpan banyak kisah luka, entah waktu kecil atau bahkan sampai sekarang. "Seharusnya anak seperti kamu tidak lahir dari rahim saya!" ucap wanita itu dengan tatapan penuh kebencian. Teresa Audiyatama. Seseorang yang berusaha menghilangkan label 'benalu' dan 'anak pembawa sial' di dalam diri dengan berbagai cara. Sakitnya di permainkan, di jadikan alat balas dendam, mendapat penghianatan yang begitu menyakitkan, sampai harus kehilangan orang-orang yang di sayangi. Tapi, kenapa semesta masi tidak mau berbaik hati padanya? Rasa sakit itu semakin menyakitkan. Setiap hari lubang kelam di hati semakin dalam, menyisahkan kekelaman yang mengerikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines