Story cover for Comeback by hahahairene
Comeback
  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 21
  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 21
Complete, First published Apr 05, 2020
Rayhan adalah seorang pria yang bekerja sebagai direktur diperusahaan orang tua nya,saat disekolah ia mengalami Bullyan dissat itu seperti itu Rayhan sangat Stress dan depresi.
Rayhan pun mencoba untuk bunuh diri karena merasa hidup sangat berat.
ia berdiri dirofttop sekolah untuk berdiri tetapi disaat yang sama ia bertemu  ada seorang gadis.
sang itu bernama ITA bunga.
Ita meledek Rayhan yang coba bunuh diri selain itu juga memberikan motivasi sehingga Rayhan tidak jadi bunuh diri.
karena perkataan ita itu membuat rayhan tidak jadi bunuh diri.
rayhan selalu ingin melihat dan bersama dengan Ita yang merupakan cinta pertama nya.
gadis dingin dan pria culun itu pun menjalin hubungan 
tetapi hubungan itu tidak lama karena Rayhan harus pindah dari jakarta ke bali mengikuti orang tua.
setelah lulus sekolah di makassar Rayhan kembali ke jakarta untuk bertemu dengan Ita namun sayang ia telah meninggal karena masalah dan depresi karena menjadi korban pemerkosaan.
Rayhan sangat menyesal karena pergi meninggalkan Ita disaat sulit.
All Rights Reserved
Sign up to add Comeback to your library and receive updates
or
#883timetravel
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Maaf (Sequel Off T.A.A.O) | SELESAI REVISI cover
Love From Arranged Marriage [Completed] cover
No Escape (Tamat) cover
Whispering Wind (republished) [END] cover
My Baby girl cover
Cinta Anak Broken Home cover
BAYANGAN YANG TAK PERNAH JADI KITA! cover
07.12  cover
Love Hate [END] cover
Different Page [Complete] cover

Maaf (Sequel Off T.A.A.O) | SELESAI REVISI

53 parts Complete

SELESAI REVISI | CERITA SELESAI | PART LENGKAP --- "Damar! Lepasin aku!" "Fabian itu siapa, hah?! Kenapa kau akrab banget sama dia?!" "Dia cuma teman, Damar! Lepasin aku!" "Cuma teman?! Kau pikir aku bodoh?!" "Da-Damar... Apa yang kau lakukan?!" Namun Damar sudah tenggelam dalam emosinya. Jemarinya merobek paksa kancing kemeja gadis itu, satu per satu kancingnya beterbangan ke lantai. "Jangan! Damar, tolong!" Air mata Chelsie mengalir, tapi tangannya tak mampu menahan dorongan kasar lelaki itu. Semua terjadi begitu cepat. Suara gesekan kain, tubuh yang meronta, air mata yang mengalir tanpa henti. Dan akhirnya... semuanya hancur. Keheningan yang menyesakkan memenuhi ruangan setelah semuanya berakhir. Nafas Damar masih terengah, tubuhnya kaku, jari-jarinya masih mencengkeram sprei yang berantakan. Baru saat itu ia sadar... apa yang baru saja ia lakukan? Di depannya, Chelsie terdiam dengan tatapan kosong. Roknya sudah tersingkap, kemejanya terbuka berantakan, dalamannya entah ke mana. Air mata terus mengalir, membasahi pipinya yang pucat. Damar menatap tangannya sendiri, seolah baru sadar bahwa jemari itulah yang telah merusak segalanya. Ia mencoba mendekat, tapi Chelsie tiba-tiba menjerit dan melempar benda apa pun yang ada di dekatnya-bantal, gelas, bahkan jam meja yang nyaris mengenai kepala Damar. "Pergi! Jangan sentuh aku! Dasar monster!" Suaranya pecah dalam raungan penuh kebencian dan luka.