Jambi dan Bian

Jambi dan Bian

  • WpView
    Reads 393
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 18, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Just pretend that you're my boyfriend." Suasana hati gue seneng banget pas tu cewek minta hal itu ke gue. "Ada syaratnya." Pastinya gue nggak akan sia-siain kesempatan ini. Cewek itu natap gue horor. "Ayo dong.. masa pake syarat?" "Simbiosis mutualisme. Lo untung, gue untung." "Oke deh. Apa?" Siang itu di tribun basket lapangan sekolah, ada bunga dan kupu-kupu hitam yang sepakat akan melakukan hubungan simbiosis mutualisme. Kesepakatan terjadi. Jabatan tangan mereka tegas. Seolah-olah tidak membiarkan syarat diantara keduanya tidak terlaksana. Abianca Ruri mengutuk dirinya jika tau akhir dari kesepakatan ini akan berujung jurang baginya. Beda dengan Erje, cowok pindahan dari Jakarta itu mendapat semua yang dia inginkan. Terutama kebahagiaannya di kota ini. (Dialog dalam cerita ini mengandung bahasa daerah yang disertai artinya.) Cerita ini murni dari pemikiran saya.
All Rights Reserved
#50
kepastian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SETULUS CINTA SANG MUALAF
  • C I N (T) A (COMPLETE)
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Behind The Book
  • RAISEN
  • CINTA BEDA AGAMA
  • Eccedentesiast (Complete)
  • satu Hati Beda Agama
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]

"kenapa?". "Kenapa harus aku?, Ini ujian atau siksaan" ujar seorang gadis yang sedang merengkuh dirinya dalam keadaan gelab. "Fila udah capek ya Rabb. Fila pengen pulang, jemput Fila sekarang, Fila kangen umi" air mata sudah mengalir sperti derasnya air sungai, semua rasa sakit ia tumpahkan semua. *** Di benci oleh semua orang atas kesalahan yang tidak pernah ia lakukan, cibiran dan hinaan sudah menjadi makanan sehari-harinya, di lecehkan dan di asingkan oleh keluarga ayahnya sendiri. Lalu apakah ada celah untuk dirinya menemukan titik terang kebahagiaan? Lalu bagaimana dengan kehidupan Syafila stelah di pertemukan dengan seorang laki-laki baik yang tulus menerimanya namun berbeda keyakinan? "apakah tuhan mu akan marah jika aku mencintai kamu padahal aku bukan penyembah-Nya?". "Tentu tidak, karena itu hak semua orang, Allah maha pemberi cinta" Jawab Syafila seraya tersenyum pada laki-laki itu. Penasaran? Yukk baca. Follow akun author sebelum membaca dan tinggalkan jejak setiap partnya🥰.

More details
WpActionLinkContent Guidelines