Java Sea✔ [Slow UPDATE]

Java Sea✔ [Slow UPDATE]

  • WpView
    Reads 441
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 10, 2020
Laut tak akan pernah meninggalkan pantai... Aku tak mengerti, bagaimana aku sangat suka dengan laut. Walaupun lautlah yang memisahkan pulau di Indonesia, lautlah yang menerjang apa saja jika mengamuk dan lautlah yang mengambil semuanya dariku. huft! kau tahu, laut itu 2/3 dari bumi. dan yang harus kau ketahui, laut juga 2/3 dari diriku ini. Aku kesal. Yah, kesal dengan laut yang selalu merebut semua. Dia mempunyai banyak teman dibawah sana, tapi mengapa ia mengambil semua yang aku punya. Dan yang paling tak adil menurutku. Mengapa Aku Tak Bisa Membenci Laut! Ahh sudahlah. Inilah hidupku selalu ada pengorbanan dalam artian kehilangan... -Adelia Diananda.G. baca cerita selengkapnya....
All Rights Reserved
#94
menyentuh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INVISIBLE WOUNDS: Transmigrasi Jiwa
  • Cahaya [COMPLETED]
  • Cinta Yang Dingin Hati Yang Tersimpan (Fredel)
  • DIFFERENT ✔
  • Kesedihan [SELESAI]

Kaleodra Lyorine atau kerap dipanggil Lea sejak kecil. Gadis ceria nan ramah, dibesarkan dengan kasih sayang penuh dari kedua orang tuanya yaitu Irfan dan Velie. Namun, pada suatu hari ia mengalami kecelakaan yang mengakibatkan dirinya kehilangan nyawa. Alih-alih pergi ke akhirat ia diberikan kesempatan untuk menjalani kehidupan keduanya di tubuh seseorang. Siapa sangka tubuh gadis yang ia tempati adalah tubuh saudara kembarnya. "Gue punya kembaran? Kenapa Bunda sama Ayah gak pernah cerita?" bukan hanya terkejut akan jiwanya yang memasuki raga sang kembaran, tetapi juga ingatan yang memutar bak kaset rusak, ingatan menyakitkan yang bahkan ia tak menyangka saudaranya mengalami semua hal itu saat ia selalu tertawa bahagia. "Jiwa Lo kemana? Seberat itu ya?" Perlahan Lea mengingat semua kejadian yang kembarannya alami. Lea masih tak menyangka, ia menggigit bibirnya ketika berbagai perasaan asing muncul dari hatinya. Itu terasa seperti sedih, kecewa, marah, dan dendam. Cover by: pinterest & canva

More details
WpActionLinkContent Guidelines