My Childishly CEO

My Childishly CEO

  • WpView
    Reads 259,295
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 2, 2024
Baginya, kesan pertama untuk menjadi pegawai baru adalah harus disiplin, tepat waktu, dan tampil rapih. Tapi, tidak dengan Ivy kali ini. Di hari dimana ia akan melakukan interview, justru ada sebuah kejadian tak terduga. "Kenapa diem aja, Pak? Ayo naik, saya juga ada agenda setelah ini." Ivy terus menyodorkan helm kepada customernya. Menjadi driver ojek online tidaklah mudah, dan Ivy juga melakukannya dengan terpaksa karena untuk kebutuhan sehari-harinya. "Ehem! Ka-kamu, gimana kalo kamu jadi istri saya?" Arbi dengan lantang bertanya dihadapan Ivy. "Kalau saya tolak, apa konsekuensinya?" Tantang Ivy. "Kalau kamu tolak, maka saya akan langsung melamar kamu dihadapan orangtuamu." Apakah Ivy akan luluh, lalu menerimanya?
All Rights Reserved
#533
manager
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEBAKAN CEO NAKAL (21+)
  • [✓] Perjodohan berakhir Cinta | Haruto
  • Love Is In The Building | END
  • Prejudice Becomes Love [END]
  • 사랑해요, 코키씨 (ILoveYou Mr. Koki)
  • WANITA SATU JUTA DOLLAR
  • Marry My CEO (Cetak)
  • Good Daddy
  • Satu Hati, Dua Generasi
  • Mahligai Adhyaksa #1 Unplanned Love Series

[21+] Ada adegan dewasa yang eksplisit! Dia terbiasa memegang kendali-di ruang rapat, di ranjang, bahkan di hati wanita-wanita yang cuma mampir sementara. CEO muda berusia 27 tahun ini bukan hanya tampan dan tajir, tapi juga tahu persis bagaimana membuat wanita kehilangan akal sehat... dan pakaian. Lalu datanglah asisten pribadinya. Gadis polos dengan mata bening, rok selutut, dan nada bicara sopan yang justru menggoda naluri liarnya. Ia tak pernah menyentuh karyawan-sebelumnya. Tapi gadis ini? Dia terlalu lugu untuk dunia yang penuh jebakan seperti ini. Terlalu mudah diprovokasi. Terlalu manis saat menunduk. Dan terlalu cepat basah hanya karena satu bisikan di telinga: "Lembur di tempatku malam ini." Semula hanya permainan dominasi dan hasrat. Namun yang tak mereka sadari-ada batas tipis antara nafsu dan rasa. Dan begitu keduanya terjerat, tak ada yang bisa keluar tanpa luka... atau tanpa klimaks yang berulang-ulang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines