Story cover for KARAMEL [TERBIT] by mandaats
KARAMEL [TERBIT]
  • WpView
    Membaca 22,966
  • WpVote
    Vote 6,203
  • WpPart
    Bab 49
  • WpView
    Membaca 22,966
  • WpVote
    Vote 6,203
  • WpPart
    Bab 49
Bersambung, Awal publikasi Apr 05, 2020
Cover by: @dimagraphic

Kisah perjuangan seorang gadis untuk menyambung hidupnya, tanpa kasih sayang seorang Ayah.

Pernahkah kalian merasakannya?

Sosok Ayah yang seharusnya menjadi malaikat pelindung bagi putrinya, tapi malah menjelma sebagai ksatria penyiksa.

Bukankan ksatria itu baik hati dan sejati?

Ya! Tapi itu dalam cerita dongeng.

Tidak dalam kisah Karamel.

Beruntungnya, Tuhan mengirimkan anak manusia yang selalu siap dengan 1001 cara untuk membantu Karamel bangkit dari keterpurukannya.

Siapakah dia?
Baca kelanjutan kisahnya!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan KARAMEL [TERBIT] ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#725putihabuabu
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
Caramel cover
About You Radit! (Selesai + Revisi) cover
Ad Meliora || END✓ cover
Juan [REVISI] cover
Xabiru Gavier (END) cover
HEI, MY BADBOY!! cover
Back For Me (Completed) cover
I'm Not Happy Girl (END) cover
Karamel [Completed] cover

Caramel

67 bab Lengkap

[ T A M A T ] "Punya mulut dijaga!" desis Caramel. "Ngapain gue jaga mulut gue buat orang yang kasar dan nggak tau sopan santun kaya lo!" balas Malvin ketus. Caramel mengangkat sebelah alisnya lalu berjalan mendekat kearah Malvin hingga jarak diantara mereka hanya tersisa setengah jengkal saja. Caramel berjinjit menyamai tinggi Malvin lalu ia langsung menggigit bibir bawah cowok itu dengan kencang. "Kan gue udah bilang, punya mulut dijaga." Caramel menyunggingkan senyum lalu melangkah pergi dari sana. Berawal dari pertemuan yang tak mengenakan dengan cowok berperawakan tinggi itulah yang malah membuat Caramel tak bisa jauh-jauh darinya. Selalu ada saja kejadian-kejadian yang melibatkan keduanya yang membuat mereka jadi tambah dekat satu sama lain, seperti seakan-akan mereka tercipta memang untuk dipersatukan. Cowok dengan nama belakang Adhitama itu telah berhasil menjadi kelemahan Caramel si gadis egois. Bertengkar karena hal spele sudah menjadi hal yang biasa bagi keduanya, sebab mereka bersatu pun karena sebuah rasa benci. Rasa benci yang kemudian berkamuflase menjadi rasa ingin memiliki. Tapi akankah mereka bisa terus bertahan dengan sifat egoisnya masing-masing?