Rewrite the Stars

Rewrite the Stars

  • WpView
    Reads 135
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 5, 2020
Manusia, makhluk paling sempurna dengan akalnya. Tapi, kelicikan, kebusukan, dan ketamakan membuatnya terlihat sangat menjijikan. Perasaan manusia yang sensitif seringkali sulit dikendalikan, rasa sakit dan kecewa selalu dijadikan alasan untuk balas dendam. Perlukah hal itu kita biarkan atau justru harus dihentikan? Kau sudah masuk dalam hidupku, takkan semudah itu kau pergi. You're mine, baby. -A- Aku tidak akan tertipu dengan segala tipu dayamu itu, kau membuatku muak dengan tingkah lakumu yang menjijikan. Itu semua tidak akan mampu merubah keputusanku, kau paham?! -E- Tunggu sedikit lagi dan semuanya akan berakhir sesuai dengan yang aku mau. -X- 18+ Update setiap 1 minggu sekali (diusahakan) =============== This story is protected by copyright law regulation number 28 of 2014. (Undang-undang Hak Cipta Baru, Undang-undang nomor 28 tahun 2014). Jadi, jangan mengcopas cerita orang lain sesuka hati ya (kayak bakal ada aja org yg copas). Tetep aja hargai karya orang lain ya gaess. Be wise and smart.
All Rights Reserved
#265
revenge
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JANUS
  • Villain Also Has A Reason [END]
  • QUEEN RERE [END]
  • Vengeful Devil
  • Psikopat Digital? [End]
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • DI BALIK ANDROMEDA (END/REVISI ULANG)
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • Elio's Obsession [END]
JANUS

"Jangan sampai ada yang tahu kalau kita pacaran!" "Iya, Kak." __________ "Punya otak tidak? Soal mudah seperti ini saja tidak bisa." "..." __________ "Mau jadi apa kamu, hah? Sudah punya pacar tapi keluyuran dengan laki-laki lain." "Apa kabar kamu yang pergi liburan dengan Valerie, Kak? Ber-du-a-an." "Tidak usah bawa-bawa Valerie! Dia itu beda sama kamu!" ___________ "Halo kak ... bisa ke-" "Aku lagi sama keluarga, Selen. Ada mama juga. Nanti aku telepon lagi. Aku tutup." Tut ... tut ... tut ... "Kapan? Saat aku sudah mati?" ___________ "Kita putus saja, Kak." "Jangan macam-macam, Selen! Kamu pikir hubungan kita ini main-main?!" "Bukan aku. Tapi kamu yang selalu mempermainkan hubungan kita, Kak. Lihat ... dia sudah menunggumu. Tunggu apa lagi? Pergilah ... seperti biasa." ___________ ‼️Tindakan plagiasi bukan semata-mata plagiasi saja. Itu juga merupakan cara membunuh yang terselubung. Membunuh perasaan si penulis. Membunuh kerja keras penulis. Membunuh keinginan penulis untuk bisa berkreasi dengan tenang. Artinya, seorang plagiator sama saja dengan seorang pembunuh 🙃‼️ Cover by Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines