Pelabuhan Terakhir Syifa

Pelabuhan Terakhir Syifa

  • WpView
    Reads 184
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 21, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Syifa, Azzam, Hasan, dan Fadhil. Mereka berempat bersahabat sejak kecil. Persahabatan yang masih utuh hingga saat ini. Mereka kembali di pertemukan di sebuah pondok pesantren. Ya, mereka memang sempat dipisahkan bertahun tahun lamanya, karena memang Azzam dan Hasan harus melanjutkan sekolah-nya di pondok pesantren. Tidak ada yang menyangka bahwa dibalik persahabatan ini ada benih-benih cinta yang tumbuh. Setiap malam, syifa selalu menyelipkan nama sahabat-nya di 1/3 malam-nya. Setiap sujudnya, Syifa selalu menyebut nama sahabat-nya itu. Berharap suatu saat nanti dia bisa berjodoh dengan-ya, berharap esok hari nama yang selalu ia sebut di sujud terakhirnya ialah imamnya kelak, berharap nama yang selalu ia selipkan di 1/3 malam-nya lah yang menjadi pelengkap agama dan iman-nya. Namun, soal jodoh, kematian, takdir, dan rezeki ada ditangan Allah SWT. Jika Allah berkata tidak, maka manusia tidak bisa apa-apa, manusia hanya bisa pasrah. Jadi, sebenarnya siapa orang yang selalu Syifa sebut dalam doa-nya? Lalu dengan siapa akhirnya Syifa berjodoh? Belum tentu orang yang kau cintai, juga menyelipkan namamu di 1/3 malam-nya, namun ada orang di luar sana yang ikhlas dan tulus menyelipkan namamu, di 1/3 malam dan di akhir sujudnya...
All Rights Reserved
#488
santri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta dalam Doa [Terbit]
  • Sepertiga Malam Tentangnya
  • Cinta Dalam Do'a {SELESAI}
  • Ijbar [Selesai]
  • Ketentuan dari-Nya ( Wattys 2018) (Hiatus)
  • Quwwatul Hub
  • Annam Al Abbiyan
  • Satu Nama dalam Sujud
  • Cinta Dalam Hijrah || SELESAI
  • JAUH DIMATA DEKAT DIDOA

Seperti kata pepatah, berharap kepada manusia adalah patah hati paling disengaja. Hal itu pulalah yang dirasakan oleh Aisfa, mantan badgirl yang sedang memperbaiki dirinya. Ia yang trauma dengan cinta dan pernikahan, mendadak merasakan getaran cinta terhadap Gus Alfatih. Cinta diam-diam itu ia perjuangkan lewat doa sepertiga malam. Nahasnya ia harus menelan pahit kekecewaan di saat mengetahui lelaki yang dicintainya telah dijodohkan. Tak berhenti dari situ kekecewaannya. Rupanya orang tuanya diam-diam menjodohkan dirinya dengan seorang ustadz. Di sisi lain tanpa sepengetahuan orang lain, Gus Alfatih juga mencintai Aisfa dalam diam dan menaruh namanya dalam doa. Akankah cinta yang Aisfa dan Gus Alfatih perjuangkan di langit berakhir dengan sebuah penyatuan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines