Hei, Ou.

Hei, Ou.

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 6, 2020
'Ah...!' Jeritan hening seorang lelaki kecil itu menarik perhatian seorang lelaki yang tengah menyiapkan kopi pagi. "Ada apa, Reiki? Mimpi buruk?" Ouki memiringkan kepalanya untuk melihat sosok faeries laki-laki yang dirawatnya sejak lahir dari sekuntum bunga yang mirip tulip. Reiki segera turun dari kotak tempat ia tidur, dipanjatnya sosok orang yang merawatnya itu dan menempelkan tubuhnya dengan dileher Ouki. "Itu hanya mimpi. Mimpi yang sangat panjang." "Tidak apa-apa, itu hanya mimpi." "Em." *** Ini hanya fiksi dan cerita karanganku sendiri. Jadi jika tidak suka tidak perlu membacanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'm Gone Or You? {END}✔
  • Nahyuck Love
  • Class Leader!
  • My Life ( Lookism edition )
  • [✔️] "ANOTHER WORLD S2" KNY[SANEMI] X READER version
  • Rewrite The Star || NCT WISH {END}
  •  ིྀ⌑𝐒𝐏𝐑𝐄𝐙𝐙𝐀𝐓𝐔𝐑𝐀 || ˢᵃᵏᵘʳᵃ ʰᵃʳᵘᵏᵃ
  • Maginot Line (Complete)
  • [✓] Daisy's Memories [Umemiya X F.Readers]

Levi merengkuh kedua sisi wajah ku, meminta ku untuk menatap dirinya. Nafasnya naik turun tersenggal. "Sekarang atau tidak sama sekali kau harus memilih." Aku menggeleng kuat beserta air mata yang meluncur membasahi wajah. "Tidak mau! Sampai kapan pun aku tidak ing-" "Bego! Baiklah. Kau memilih atau tidak, kau keberatan atau tidak aku sendiri yang akan memutuskan." Potongnya cepat. Ia mengikatkan alat 3DMG nya pada tubuh ku secepat kilat tidak memberikan ku waktu untuk menahan gerakan nya. Setelah selesai berkutat ia lalu kembali menatap ku. "Kembali." Aku menggeleng tetap keras kepala membuat Levi mengendus kesal lalu pada akhirnya ia membalikkan tubuhnya dan berjalan meninggalkan ku. "Levi! Levi!!" Teriakan ku tidak diindahkan nya, ia tetap berjalan menjauh seraya mengisi ulang senapan nya. Sialan! Aku harus apa? Aku yang pergi atau kau? Belum pernah para pembaca yang membaca cerita ini berhenti di pertengahan cerita. Para pembaca selalu membaca cerita ini bahkan ada diantara mereka yang bersedia menunggu author menerbitkan chap terbarunya. Warning!⚠ Cerita ini bisa berakhir sad atau happy

More details
WpActionLinkContent Guidelines