La Douleur Exquise!

La Douleur Exquise!

  • WpView
    Reads 139
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Feb 2, 2021
Cinta bertepuk sebelah tangan? Cinta tak sampai? Cinta dalam diam? Bahkan mengagumi secara sembunyi-sembunyi? Apakah kalian pernah merasakan hal tersebut yang mana sangat identik dengan yang namanya cinta sepihak yang kemudian akan berakhir dengan sadis. Bagi Muhammad Abi Cyan Pradipta. Sering sekali. Ia sering berada dalam fase yang sangat menyakitkan dan melelahkan itu dan bodohnya lagi seorang Muhammad Abi Cyan Pradipta memiliki peduli yang sangat murah. Sehingga, mau tak mau ia harus berkali-kali merasakan kesakitan dan kekecewaaan yang terus saja berulang. Entah apakah kini semesta mulai ingin membuat lelucon baru lagi dengannya, ataukah ingin melihat seorang Muhammad Abi Cyan Pradipta kembali merasakan perihnya sebuah pengharapan yang pupus tanpa sedikit pun menuai kebahagian yang ia temui dalam perjalanan cerita hidupnya. Yah, semesta kini kembali mempertemukannya dengan seseorang yang mampu menarik segala dunianya hanya untuk berkutak dengan orang itu. Siapa dia? Apakah seseorang itu akan membuat goresan indah dalam lembar cerita hidupnya? Atau semakin menambah banyak lembar cerita kelam percintaannya yang melelahkan dan menyakitkan? ***penulis pemula menetas
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketika Nama Tuhan Kita Berbeda
  • Friend's Zone's
  • My Perfect Arland
  • BIBLEBUILD ~ KECEWA
  • Unsweet | KinnNatta - End
  • DIA ADALAH BANIKU (SELESAI)
  • DETAK [SELESAI]
  • Dear Senior [ON GOING]
  • Sedetik Berlabuh (COMPLETED)

Ini kisahku dengan seorang lelaki. Lelaki yang bahkan membuatku tak mampu berpaling darinya. Kami berbeda dan sama dalam satu waktu. Aku teguh dengan tasbihku. Dia menyandang ajaran omkaranya. Aku bersujud di sajadahku lima waktu sehari, dia bersembahyang tiga kali sehari. Namun meski begitu, kami punya persamaan. Aku lelaki, dia pun sama. Aku menitipkan hatiku padanya, dia pun sama. Lalu, cinta apa yang tumbuh dalam hati kami? . Nb : Aku tahu aku nggak terkenal banget sampai kalian enteng gitu kalo mau plagiatin cerita abal2 upil ini. Tapi, aku bukan tipe penulis yg mau diem aja... Mengutip teori para ahli aja kudu ada daftar pustaka dan daftar kutipannya... Plagiat? Mau didoain kayak gmn? Gali kubur jelekin nama sendiri nanti, cyyn!

More details
WpActionLinkContent Guidelines