Espoir
  • WpView
    Reads 657
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 22, 2025
Cerita ini mengisahkan Kinanti, seorang wanita yang telah menemukan kebahagiaan dalam kehidupannya bersama suami dan anak-anaknya. Namun, masa lalunya yang penuh dengan kenangan yang belum terselesaikan seringkali mengganggu hidupnya. Kenangan tersebut terkadang datang dalam bentuk mimpi, membawa kilas balik yang membuatnya merasa perlu untuk menyelesaikan cerita yang belum berakhir. Kinanti menyadari bahwa Abimana, orang yang pernah menjadi bagian dari masa lalunya, telah menemukan kebahagiaan dengan wanita lain, bahkan wanita yang diperkenalkan oleh Kinanti sendiri. Meskipun ia telah melihat Abimana bahagia dengan Ayu, Kinanti tergoda untuk kembali menghadapi masa lalunya dengan Abimana, mencoba memecahkan masalah yang belum terselesaikan di antara mereka. Harapannya adalah agar ia dapat membebaskan diri dari bayang-bayang masa lalunya, sehingga ia dapat hidup dengan tenang bersama suaminya, Teddy, dan anak-anaknya yang sangat dicintainya. Ia mengandalkan harapannya, "Espoir," untuk membawanya melalui perjalanan ini, berharap bisa menemukan kedamaian dan kebahagiaan yang sejati dalam hidupnya.
All Rights Reserved
#33
growingup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Together with The Sundown
  • Always (And Only) [TAMAT]
  • Sekolah, Cinta, dan Rahasia
  • BULIR CINTA [END]
  • 𝓙𝓮𝓳𝓪𝓴 𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓭𝓲 𝓤𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪
  • Surat Untukmu
  • Memory Of First Love [Completed] ✓
  • Tentang Ki-Ta

"What if the past, is your only reason to survive?" Lima tahun berusaha menghapus masa lalu, Fran yakin cerita cintanya dengan Karin sudah berakhir. Perempuan itu sekarang hanyalah kenangan baginya, yang tersimpan rapi dalam sebuah fragmen memori. Yang menjadi bagian dari proses pendewasaannya. Bagi Fran, Karin adalah sebuah pelajaran yang membuatnya mengerti arti merelakan. Selama lima tahun itu juga, Fran meyakinkan diri bahwa akan ada bentuk cinta lain dalam hidupnya. Fran menata hati, tidak lagi menoleh ke belakang, dan melanjutkan hidup yang sempat terbengkalai. Tetapi dia tak pernah menyangka bahwa suatu saat takdir mempertemukannya kembali dengan Karin, cinta lamanya. Dia tak pernah percaya bahwa benang merah diantara mereka masih terjalin. Dan ceritanya bersama Karin, masih jauh dari akhir. Ketika Karin, penulis muda yang sukses, bertemu kembali dengan seseorang dari masa lalunya, dia tidak mengerti mengapa setelah sekian lama takdir baru mempersatukan mereka lagi. Karin masih mengingatnya, masih menganggapnya lelaki pertama yang membuat gadis itu jatuh cinta. Ketika mereka kembali bersua, Fran menawarkan rasa nyaman dan aman yang membuat Karin rindu. Keduanya seperti terperangkap dalam kenangan masa lalu, kembali menjadi dua anak sekolah dalam seragam abu-abu. Dalam kurun waktu singkat, mereka merasakan sesuatu yang tak asing. Apakah itu cinta yang kembali datang? Atau hanya perasaan rindu yang belum terobati? Dan ketika akhirnya mereka berhadapan satu sama lain, dengan masa lalu yang menjadi jembatan, apa mereka masih dikuasai perasaan itu? Cinta masa SMA yang menerobos masuk? Baik Karin maupun Fran, tak mengerti kemana jalur hidup membawanya. Tapi meski begitu, mereka tahu ada satu hal yang dapat menjawab pertanyaan tersebut. Waktu, Hanya waktu. EDITING PROCESS - © 2014 Salshabrina All Right Reserved

More details
WpActionLinkContent Guidelines