If You Mean It

If You Mean It

  • WpView
    reads 252
  • WpVote
    Stemmen 34
  • WpPart
    Delen 16
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd maa, jul. 13, 2020
WpInfo
Fictie
Romantiek
WARNING!!! PERHATIAN!! kisah ini hanya kisah fiksi atau hayalan author jadi jika ada persamaan nama atau tempat, itu adalah hal yg tidak disengaja, karena author bingung mau kasih nama siapa dan apa oke selamat membaca, dan jangan lupa untuk vote okeeeeeee berikan suara anda... "Dasar Bodoh, Anak tidak tau diuntung,kau pikir gampang mengurusi anak sepertimu HAH?!" Begitulah Dunia. Orang orang didalamnya, hanya menilai orang dari luarnya saja. Bahkan hujanpu nseperti mentertawakannya. Terkadang manusia harus menanggung apa yang bukan menjadi tanggung jawabnya. Tertunduk pasrah hanya bisa menatap kosong jalanan, berpikir apa yang akan ia lakukan setelah ini? Tangannya mengepal, ia tak ingin ada diposisi terpuruk ini lagi, seketika matanya menatap tajam jalanan, berjalan dengan cepat ia harus kembali, untuk memikirkan apa yang harus ia lakukan sekarang. "Aku tidak akan berhenti disini." Tegas batinnya.
Alle rechten voorbehouden
#923
getaran
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Alenara; Living in a Fairy Tale
  • hay mantan !!
  • My Husband is Antagonist Novel [END]
  • ALZEA
  • Arshaka Heizen Lergan
  • Trust
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄��𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • NOESIS [END]

Alenara selalu merasa seperti tidak benar-benar berasal dari dunia ini. Seperti air yang tak kunjung menyatu dengan arus, atau nyala api kecil yang mencoba bertahan di tengah hujan. Hidupnya dipenuhi tanda tanya tentang siapa dirinya, dari mana asalnya, dan mengapa selalu ada keanehan yang mengikuti langkahnya. Namun, sebuah malam mengubah segalanya. Dalam ketakutan, ia diselamatkan oleh sosok asing yang membawa panas yang membakar dan ketenangan yang menenangkan. Dua hal yang seharusnya bertolak belakang, namun justru terasa akrab. Sejak saat itu, Alenara menyadari ... mungkin ia tak sekadar berbeda. Mungkin ia memang ditakdirkan untuk hal-hal yang tidak bisa dijelaskan dengan logika biasa. *** "Stop crying! You're so noisy that it's giving me a headache." "I'm not crying!" "A crybaby, hm?" "I'm not a crybaby!" "Yes, you are." *** [Series 1] *** This story belongs to the heart that wrote it. © Snowveill 2025. All rights reserved. Do not repost, trace, edit, or use without permission.

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen