Annoying Guy
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 22, 2020
Keenan berlari dari preman preman yang mengejarnya sampai di jalan raya tetapi sepi, tidak ada satu pun kendaraan yang lewat Tiba-tiba sebuah motor ninja dari belakang Keenan langsung menghentikannya "STOPP!!" Tanpa babibu Keenan langsung naik di motor itu. "Woyy apapaan nih, mau mati lo?!" Teriak si pengendara terkejut. "Cepet gass ada preman ngejar gue!!" Teriak Keenan histeris Bagaimana kelanjutan kisah cinta Keenan??? Baca selengkapnya!! -Aul
All Rights Reserved
#251
keenan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang karen (HIATUS)
  • SPOILEDBOY
  • Namamu Abadi Dalam Hatiku
  • Gadis Bar-bar Dengan Sejuta Pesonanya
  • Rara [ Proses Penerbitan ]
  • Sweet Combat
  • AFIKA [ END✔ ]
  • Because I'm Stupid (End)
  • ME & HIM ARE DIFFERENT
  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]

"Sutan. Tau gak apa perbedaannya kamu sama tukang Bakso?" Tanya Karen dan di balas gelengan kepala saja oleh Sutan. "Bedanya. Kalo tukang bakso di panggil Mamang kalo kamu di panggil Sayang," lanjut Karen kemudian tertawa. Sutan menoleh masih dengan wajah datarnya, "Kalo Gue jadi tukang bakso gimana?" tanya Sutan datar. Karen berpikir sejenak. "Ya manggilnya Mamang Sayang. Dong," jawab Karen dengan ceria. "Bisa ae kutil kuda," cibir Sutan kemudian mengacak puncak kepala Karen. Sutan menghampiri motor ninja kesayangnnya yang terparkir di area parkir sekolah sementara Karen menunggu di depan gerbang. "Mau pake helm apa pake hati?" Tanya Sutan setelah ia berhenti di hadapan Karen. Karen terdiam, rupanya Sutan sudah membaik dari moodnya yang tadi hancur karena kesalahan Karen. Karen tersenyum kemudian menjawab pertanyaan Sutan, "Helm-lah, hati gak bisa jadi pelindung kepala," sahut Karen dengan ketus. "Iya. Bisanya jadi Pelipur lara," sahut Sutan seraya memakaikan helm ke kepala Karen. "Bisa ae si kunyuk," cibir Karen kemudian naik keatas motor Sutan. "Pegangan yang kuat. Kita mau terbang," pintah Sutan sebelum menyalakan motornya. YOK LANJUT BACA AMPE ENDING, JANGAN LUPA SIMPAN DI LIBRARY KALIAN AND READING LIST KALIAAAAN. EKHEM JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK DENGAN CARA VOMENT AND SHARE:V KUY GASKEUN!!! Haaayyyuuuk....

More details
WpActionLinkContent Guidelines