Sejujurnya, aku selalu mencoba paham. Yang dia rasakan, aku juga mengalami. Kehidupan normal yang terrenggut. Menjalani hubungan dengan orang asing, terlebih sesama pria.
Walau sangat tidak mudah dan membuat lelah, kami harus selalu bersikap seperti semuanya baik-baik saja. Tidak ada tempat untuk menunjukkan kesedihan, terlebih membagi apa yang sebenarnya sangat menjadi beban.
Pada intinya, bukan hanya Bright yang menjadi korban dan harus berkorban. Pun aku, juga sama menderitanya.
***
⚠ WARNING ⚠
BoysLove / Yaoi / Gay Story
Rate - M
All Rights Reserved