Omnia Memoriae

Omnia Memoriae

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 6, 2020
Ini kisah sebuah pasangan yang tak pernah berhenti membuat momentum pada setiap detiknya Memang kadang ada yang dilupakan Tapi bagaimana jika, salah satunya melupakan semuanya dan tak mengingat sedikit pun cerita yang mereka buat? Yang ia ingat hanya pertemuan mereka dan berhenti pada satu kenangan saja. --------///--------///------///--------///------ Meisha sulit melupakan mantan kekasihnya, ia ingin pergi mencari dan kembali berlabuh bersama mantan kekasihnya. Semua ia pertaruhkan dan hampir membuat kecewa ayahnya. Sampai disaat keputusasaan hampir mendatanginya, ia bertemu seseorang yang membantu dia lepas dari masa lalu yang membelenggu hati. Tepat didepan pintu supermarket, siapa sangka pertemuan itu membawakan Meisha pada takdir yang benar-benar merenggut semua yang ia kenang. _______________________________ Saat Nagara lelah, ia pergi mencari soda di supermarket melepas dahaganya. Nagara malah di pertemukan sosok gadis di depan pintu supermarket yang merebut minuman sodanya dan menghabiskan segalanya. Tapi Nagara sangat terkejut dan segera cepat berlalu. Hanya semesta yang tau bahwa takdir telah memilih keduanya. Membawa pada pintu yang sama, untuk me-awali semua konspirasi tak pernah terduga.
All Rights Reserved
#5
mengingatmu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja Yang Sunyi
  • Remember Me
  • Rude Beautiful Girl [Sudah Terbit]
  • Setelah Langit Berbisik
  • False Hopes
  • Cerita Tentang Zeeya
  • Rindu yang berjarak
  • NEMORESIA

Arunika, gadis ceria yang selalu tampak kuat di hadapan teman-temannya, menyimpan luka yang tak terlihat. Di rumah, ia merasa asing dengan kedua orang tuanya-seolah menjadi tamu di tempat yang seharusnya ia sebut rumah. Kakak yang paling ia sayangi telah pergi meninggalkannya, membuat rumah terasa semakin sepi. Satu-satunya tempatnya bersandar adalah sang oma, wanita yang selalu menghangatkan hatinya dengan kasih sayang tanpa syarat. Namun, takdir kembali menguji Arunika. Evan, sosok yang ia percaya akan selalu ada, justru membuatnya kecewa. Dan ketika dunia terasa semakin berat, oma yang paling ia miliki pun pergi meninggalkannya selamanya. Di sekolah, Arunika masih mencoba tersenyum, seolah tak ada yang terjadi. Ia berusaha tetap tegar, meski hatinya perlahan terkikis oleh kehilangan demi kehilangan. Namun, di balik senyum yang ia tunjukkan, ada satu tempat di mana ia bisa benar-benar menjadi dirinya sendiri-danau yang tenang, tempat pelariannya dari dunia yang terus melukainya. Di tepi danau itulah, Arunika merangkai ulang kepingan hatinya yang hancur. Tapi, sampai kapan ia bisa bertahan? Akankah Arunika mampu melewati semuanya dan menemukan kembali cahaya di hidupnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines