The Story Begins

The Story Begins

  • WpView
    Leituras 320
  • WpVote
    Votos 20
  • WpPart
    Capítulos 6
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, nov 25, 2024
"Ayo." Kata Gilang, pemuda itu memasukkan kedua tangannya kedalam saku jaket. Di sisinya ada Rengga yang sedang merangkul Mara yang lebih pendek darinya. Kemudian Rian yang berada di ujung terlihat sedang memeluk bonekanya dengan tangan kanan. Selesai dengan urusan masing - masing, Keempat sahabat itu beranjak dari sana, memutuskan untuk mencari Abila. Namun, baru lima langkah maju, mereka tiba tiba berhenti. Di depan sana terlihat ada sesuatu yang jatuh dengan debuman keras, disusul jeritan dari orang orang di sekitarnya. Benda itu jatuh tepat lima meter dihadapan mereka. Terlihat jelas, tidak karuan dan perlahan mengeluarkan darah segar. Mara, Ryan, Rengga dan Gilang mematung, tidak bersuara sama sekali. Mendadak telinga tidak bisa mendengar apapun. Kaki Mara bergetar lemas melihat tubuh yang tergeletak itu. Boneka putih yang Mara pegang terjatuh, disusul dengan pemiliknya yang langsung tak sadarkan diri. Di depan sana, tergeletak tubuh dengan penuh darah yang mengucur. Yang paling membuat mereka shock adalah, mereka mengenali pemilik tubuh itu. Mereka mengenali wajah yang telah bersimbah darah itu. Itu... Abila. ❌❌❌ Warning ❌❌❌ Adult content 18+ Update min seminggu sekali.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • 𝐇𝐄𝐊𝐒𝐀𝐕𝐈𝐀𝐍
  • Goodbye Alaska [END]
  • Effort 2 [ Completed ]
  • EPIPHANY
  • ORBiT
  • Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going]
  • Renjana [COMPLETED]
  • Putih & Abu-abu
  • Abstrak
  • DISAPPEARED [COMPLETE]

ON GOING! TRANSMIGRASI BOY ••• Sinopsis "Fading Bloom" Cassandra Elvira Pratami terpaksa kembali ke Indonesia setelah mendengar kabar kematian tragis adik perempuannya, Alessandra. Dipicu rasa duka dan amarah, Cassandra menyusup ke sekolah adiknya, menyamar sebagai murid baru demi menemukan dalang di balik perundungan yang membuat adiknya bunuh diri. Namun, di balik senyuman teman-teman barunya, tersimpan rahasia kelam. Satu per satu, Cassandra membuka tabir kebohongan yang disembunyikan di balik dinding sekolah elite itu. Dalam pencarian jawabannya, Cassandra mendapati dirinya terjebak di antara permainan kekuasaan, persahabatan palsu, dan bahaya yang lebih besar dari yang ia bayangkan. Waktu terus berjalan, dan Cassandra harus bertindak cepat sebelum kebenaran yang ia cari turut memudar seperti bunga yang layu. ________________________ "Keren." Seutas senyum tipis mengembang tanpa di sadari Reynard. Tidak menyangka jika gadis cerewet itu bisa membuat cerita semenarik ini, bahkan dari sinopsisnya saja sudah mampu menarik rasa penasaran seorang Reynard. Tanpa berlama-lama, Reynard mulai membaca dari halaman pertama. 5 menit. 15 menit. 35 menit. Sampai 2 jam 40 menit, dia baru selesai membaca hampir 200 lembar. Ini sudah jam 2 pagi, matanya juga sudah lelah namun dia belum selesai membaca novel itu, masih ada 10 lembar lagi agar habis sempurna.Sejenak Reynard menutup mata, wajar saja jika matanya terasa panas dan perih. Dia membaca novel hingga lupa waktu. Reynard menghembuskan nafas panjang, suasana sepi rumahnya benar-benar menghipnotis mata Reynard. Terbukti saat ini dia enggan membuka mata untuk beralih ke kamar. Dia sudah terlalu malas bangun dari posisinya sekarang. Semakin lama, Reynard semakin ingin memasuki alam mimpi, namun tiba-tiba. "Ka!" Reynard mendengar suara gadis, namun seperti memanggilnya? ______ BUKAN LAPAK GAY ATAUPUN BROTHERSHIP! KARAKTER SAYA MASIH NORMAL🙏🏼 bisa bantu masukan cerita ini pada Reading list

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo