Haunted By Bodies

Haunted By Bodies

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 1, 2020
WpInfo
Fiction
Mystery
Perempuan itu jelas-jelas tergantung terbalik di depan mataku, menatap penuh dendam sambil memegangi perutnya yang buncit. Darah mengalir dari leher dan pangkal paha nya, mewarnai dress tidur kuning cerah. Pemandangan yang sama yang kulihat sebelum membuka mata setiap hari. Belum bisa misteri perempuan itu ku pecahkan, dia kembali hadir dalam berbagai sosok yang mengelilingi kehidupanku. Apa dia sudah mati? Apa dia terlahir kembar? Kenapa hidupku selalu dikelilingi dengan sosoknya? Satu persatu puzzel yang berserakan itu mulai terhubung, membentuk serangkaian ajaib lagi horor yang menjadi babak paling mengerikan dalam hidupku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Red Devil
  • (ADC) Antariksa's Detective Club 1.0 -New Member?「Completed √」
  • Help Ghost
  • RAHASIA CINTA SANG PSIKOPAT
  • 𝓓𝓪𝓵𝓪𝓶 𝓣𝓾𝓫𝓾𝓱𝓶𝓾, 𝓐𝓴𝓾 𝓗𝓲𝓵𝓪𝓷𝓰
  • Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going]
  • Nightmare
  • Acaya's Transmigration
  • Disguise Of A Girl Into A Boy
  • Blunder #0 [BELUM REVISI]
Red Devil

COMPLETED [12/12] Emma memandangi jasad yang di depannya. Tubuh tanpa sehelai benang itu bersimbah oleh darah. Darah yang keluar melalui kepalanya itu menimbulkan bau yang sangat busuk. Emma menutup mulut dan hidungnya. Masih dengan perasaan terkejut atas apa yang terjadi, tiba-tiba ia mendengar suara dentuman pintu yang sangat keras. Keringat mengucur keluar deras dari dahinya. Jantungnya berdegup dengan kencangnya. Saat ingin berlari meninggalkan tempat busuk ini, sudah berdiri di belakang seseorang dengan topeng merah, mata hitam dan senyuman yang menyeringai lebar. Mengerikan. Di tangan kanan orang tersebut terdapat sebuah pisau dapur. Emma pun bergidik ngeri menghadapinya. Tanpa aba-aba orang bertopeng itu menebas leher Emma seketika. ©Red Devil (2015) - Dandy Wahyudi

More details
WpActionLinkContent Guidelines