My Beloved Stalker

My Beloved Stalker

  • WpView
    MGA BUMASA 331
  • WpVote
    Mga Boto 47
  • WpPart
    Mga Parte 9
WpMetadataReadOngoing50m
WpMetadataNoticeHuling na-publish Fri, Mar 31, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Rima Atlantia Raysa "Dia itu pendek, abstrud, emosian, ceria selalu, childish, selera musiknya unik, hobi halu dan gak peka. Tapi ntah kena mantra apa, dia selalu menghantui fikiran gue" -Ranvier Samudera Prasetya "Dia selalu kepo sama orang lain, suka ikut campur urusan orang lain, dan dia satu satunya orang yang bikin gue merasa hidup walaupun tingkahnya abstrud" - Raiel Anggara "Dia sahabat gue yang suka jail, pendek, emosian, halu terus tiap hari dan selalu jadi stalker orang yang dia suka, bahkan gak jarang gue liat dia ikutin orang itu sampe ke depan rumahnya, tapi ntah kenapa gue tahan temenan sama dia" - Andita Angela Ini kisah seorang cewek pendek yang tingginya bahakan gak sampai 150cm, hobi stalking orang dan halu4ever, punya ingatan pendek, bingung mentukan tujuan hidupnya bahkan gak bisa menentukan kisah cintanya sendiri
All Rights Reserved
#54
rima
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Putar Arah
  • Gemini; Tentang Dia yang Pergi [END]
  • Unspoken Things
  • 𝑇𝑎𝑤𝑎𝑛𝑎𝑛 𝐻𝑎𝑡𝑖 𝑇𝑢𝑎𝑛 𝐻𝑎𝑞𝑒𝑒𝑚 {𝑂𝐺}
  • Aku Yang Salah [EDITING]
  • [C] Beneath His Gentle Lies
  • Antara Luka & Cinta Baru

Jika hidup adalah perjalanan, maka hidup juga tentang orang-orang yang kita temui dan silih berganti. Dalam sebuah perjalanan, terkadang kita berjalan sendiri, kadang juga ada teman yang membersamai. Ada yang datang dan pergi, ada yang hanya sekedar singgah untuk basa-basi, atau menetap sampai mati. Perjalanan juga membuat kita tahu bahwa tak selamanya orang lain akan berada di arah yang sama dengan kita. Orang yang berlawanan arah bisa jadi searah. Sebaliknya, yang searah bisa jadi putar arah. Namanya perjalanan, tentu tak akan selalu lancar. Begitupun dengan hidup Lana setelah sebuah batu besar menghadang perjalannya. Pada saat itu, Ia merasa semesta terlalu sibuk bermain dengannya. Atau malah mempermainkannya? Entahlah, yang pasti Lana hanya punya dua pilihan. Hancurkan batu itu dan melewatinya atau memilih putar arah untuk mencari jalan yang lain. Namun yang pasti, jika Lana memilih menghancurkannya, mungkin Ia juga akan ikut hancur.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman