My Beloved Stalker

My Beloved Stalker

  • WpView
    Reads 328
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing50m
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 31, 2023
Rima Atlantia Raysa "Dia itu pendek, abstrud, emosian, ceria selalu, childish, selera musiknya unik, hobi halu dan gak peka. Tapi ntah kena mantra apa, dia selalu menghantui fikiran gue" -Ranvier Samudera Prasetya "Dia selalu kepo sama orang lain, suka ikut campur urusan orang lain, dan dia satu satunya orang yang bikin gue merasa hidup walaupun tingkahnya abstrud" - Raiel Anggara "Dia sahabat gue yang suka jail, pendek, emosian, halu terus tiap hari dan selalu jadi stalker orang yang dia suka, bahkan gak jarang gue liat dia ikutin orang itu sampe ke depan rumahnya, tapi ntah kenapa gue tahan temenan sama dia" - Andita Angela Ini kisah seorang cewek pendek yang tingginya bahakan gak sampai 150cm, hobi stalking orang dan halu4ever, punya ingatan pendek, bingung mentukan tujuan hidupnya bahkan gak bisa menentukan kisah cintanya sendiri
All Rights Reserved
#11
imajinasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gemini
  • SILENT MISSION: HER VEIL [C]
  • Baby Angel Izzam Nik [OG]
  • Demon Queen : Aireen Husna
  • KAU TETAP MILIKKU SEORANG
  • 𝐒𝐡𝐞'𝐬 𝐌𝐲 𝐎𝐛𝐬𝐞𝐬𝐬𝐢𝐨𝐧 { 𝗢𝗚 }
  • Assalamualaikum Ustazah, KAHWINI SUAMIKU.
  • The Journey of Love and Friendship
  • Aku Yang Salah [EDITING]
Gemini

Gemini; Tentang Dia yang Pergi Hanya ini yang bisa kutuliskan sebagai rasa penyesalanku padamu. Andaikan kau membacanya, pahamilah. Pahamilah penyesalanku, pahamilah rasa bersalahku, pahami, tapi jangan kembali. Apa aku salah, saat aku menginginkan ia tak kembali? Apa aku salah, saat kutakut bahkan mendengar nama itu saja? Apa aku salah, saat aku menyalahkan diriku atas salahku? Aku, Regan Geminandra, manusia paling salah sedunia. Aku, Regan Geminandra, orang terbodoh sedunia. Aku, tak pernah berharap agar ia kembali. Tapi, bagaimana caranya aku minta maaf bila ia tak kembali? Apa ia tau akan rasa penyesalanku ini? Ah, aku berharap ia dapat tahu, ia dapat paham, tanpa kuberitahu. Biarlah aku disini, terdiam ditelan dan dihujam rasa bersalahku sendiri. Biarkan aku, jangan cari aku, jangan sebut nama itu. Satu nama, hanya nama itu saja. Ayu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines