Nyawa
  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 12, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Elsa Dwi Ningtias. Seorang gadis yang baru saja merayakan Ulang Tahunnya. Ia berlibur bersama Sahabatnya untuk mendaki gunung di sebuah daerah Pulau Sumatera. Awalnya mereka baik-baik saja. Namun, tidak setelah Elsa di ganggu oleh sesosok Makhluk yang sangat kejam. Tak hanya meneror, Makhluk itu juga tak segan melukai mereka. Bahkan salah seorang sahabat Elsa, mati terbunuh karena ulah Makhluk itu. Kemunculan sosok itu adalah bukan serta merta sebuah ketidak-sengajaan. Melainkan, semua sudah diatur oleh seseorang. Mampukah Elsa menemukan dalang dibalik ini semua? Ataukah ia terbunuh oleh Makhluk itu? Baca selengkapnya sebuah karya pribadi dari seorang yang sangat amatir. #Penulis_Kata #Nyawa
All Rights Reserved
#286
nyawa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Titik Nol Paling Sunyi
  • Sumilir [Lengkap | Telah Terbit]
  • TAMAT [END]
  • Transmigration : Aluna Side Story
  • Halo Mas! (TAMAT)
  • Garis Singgung Dua Dimensi (END SEASON)
  • Kemah Terakhir: Diambang Dunia Gaib
  • 5 Legenda [END]
  • Vila Kusuma
  • ANNADELLA [Tamat]

Zeya bukan perempuan yang mudah mengeluh. Tapi hidup, pada satu masa, tak memberinya pilihan selain diam-dan terluka dalam sunyi yang panjang. Sebagai bendahara dalam organisasi pecinta alam di kampusnya, Zeya dikenal cekatan dan tulus. Ia tak pernah membayangkan bahwa sebuah kehilangan kecil bisa meruntuhkan dunia yang ia bangun sendiri-kepercayaan. Fitnah datang dari tempat paling tak disangka: sahabatnya sendiri, Silvi. Orang yang ia bantu bertahan hidup, yang ia beri tumpangan, bahkan ia bela melebihi dirinya. Ketika uang kas organisasi hilang secara misterius, semua mata tertuju padanya. Silvi diam, lalu mengutuk. Dan semua orang percaya. Dunia menjauh. Kata-kata menjadi tajam. Zeya mengganti uang itu diam-diam, tapi luka sudah tertanam. Hanya satu dua yang tak ikut menghujat. Salah satunya: Beril, pria slengekan dari tim basket kampus. Masa lalu Beril juga dipenuhi tuduhan. Tapi entah mengapa, ia melihat Zeya tak sebagai pelaku, melainkan sesama korban. Ada pula Awan, junior yang ceria, jujur, tapi menyimpan luka dalam dari keluarga yang tak pernah utuh. Ia mengagumi Zeya dalam diam, menjadikannya tempat berteduh saat badai rumah makin kencang. Gunung menjadi tempat yang menyembuhkan. Tapi bahkan puncak pun tak bisa memulihkan luka jika hati tak tahu caranya memaafkan. Ini adalah kisah tentang kehilangan, tentang sunyi, tentang bagaimana fitnah bisa membunuh yang tak bersalah, dan tentang satu perempuan yang menemukan kembali kekuatannya-pelan-pelan, dari titik nol yang paling sunyi. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines