The Sound Of Love [COMPLETED]

The Sound Of Love [COMPLETED]

  • WpView
    Reads 57,043
  • WpVote
    Votes 2,881
  • WpPart
    Parts 68
WpMetadataReadComplete Fri, Jul 1, 2022
Bagi Naura, musik adalah segalanya membuat dirinya menjadi fokus untuk menggeluti seni musik. Harapan terbesarnya adalah masuk ke Sound Of Music School, sekolah musik favorite di Jakarta. Dengan jerih payahnya, Naura berhasil mendapatkan beasiswa dan masuk ke dalam sekolah tersebut. Siapa sangka gadis rupawan nan berbakat memiliki sisi berbeda yang tak diketahui orang banyak. Hingga akhirnya, ia bertemu dengan seorang kakak Kelas yang sangat berambisi, Devano Danendra. Lika-liku cinta, persahabatan semuanya teruji dalam kehidupan tim yang dibangun dan diperjuangkan bersama. Bisakah semuanya berjalan lancar sesuai ekspektasi mereka? Apa jadinya jika ada cinta segitiga antara tim musik yang mereka bangun bersama? Mungkinkah semuanya akan berakhir karena ego masing-masing? Ataukah ada seseorang yang akan mengorbankan perasaan? Tak hanya itu, Naura juga dihadapkan pada masalah yang begitu rumit ketika masuk ke sekolah tersebut. Mau tahu seperti apa kisahnya? . . . . ~Since 13 April 2020 ~
All Rights Reserved
#2
annethdelliecia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CLASS F
  • DICINTAI ATAU MENCINTAI
  • About You And Me
  • VERSUS [SELESAI]
  • F A K E ? [End]
  • Most Wanted Boy In The School (Arjuna Story)✅END √√√
  • Devayla Story✔ ( TERBIT )
  • Stay on My Side ✔
  • Cewek Cuek [Completed]
CLASS F

Kelas F di mata penghuni sekolah : 1. Kumpulan anak dengan IQ jongkok. 2. Penghuni tetap ranking 20 terbawah di jurusannya. 3. Solidaritas dalam kelas nilainya F alias fana. Nyaris tidak pernah tercipta. 4. Trouble maker alias parasit sekolah. 5. Para pemilik masa depan kurang jelas. Perihal pernyataan di atas fakta atau bukan, itu tergantung cara kalian memandangnya. Yang jelas, anak-anak itu tidak peduli, atau memilih untuk masa bodoh dengan penilaian manusia-manusia yang merasa dirinya lebih baik dari orang lain. Mereka tidak peduli dengan nilai ulangan yang tidak mencapai KKM, dengan materi pelajaran yang diberikan guru, dengan PR yg harus dikumpulkan tepat waktu, dengan tata tertib dan aturan yang tidak boleh dilanggar, juga tentang ujian nasional yang katanya menentukan masa depan. Hingga suatu hari, sang wali kelas terancam dipecat karena dianggap gagal mendidik mereka. Hanya ada dua pilihan yang bisa dilakukan anak-anak itu. Menjadi egois atau peduli. °°° A/n. Cerita ini ditulis sebagai salah satu bentuk kampanye #IndonesiaMembaca dengan bertemakan Teen Literature. #TeenlitIndonesia @teenlitindonesia

More details
WpActionLinkContent Guidelines