Be Mine (TAMAT)

Be Mine (TAMAT)

  • WpView
    Reads 100,223
  • WpVote
    Votes 6,923
  • WpPart
    Parts 47
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Mar 21, 2021
Sequel dari Best Friend in Love. Bisa dibaca terpisah. Cerita in bergenre young adult ya, jadi yang belum cukup umur jangan baca!😉 *** "Lo bukan pacar gue!" "Tapikan kamu udah cium aku." "Gue cuman nyempurnain akting yang lo buat, jadi stop gangguin gue!" "Enak aja! Gak bisa gitu dong!" "Itukan first kiss aku!" "Gue gak perduli!" Setelah mengucapkan itu Gavin berbalik dan meninggalkan Dina gitu aja. "GAVIIIIIIIIIIIIN!!!" "KALO GITU BALIKIN FIRST KISS GUEEEEE!!!!" Teriak Dina tidak terima. "Oops!" Ucap Dina setelah sadar mereka tidak hanya sedang berdua didalam ruang kelasnya Gavin. Dan lebih parahnya mereka kini sedang menjadi tontonan akibat ulahnya. "Brengsek!" Umpat Gavin. Gavin berbalik, berjalan mendekati Dina yang terlihat panik, kemudian menarik pergelangan tangan Dina untuk mengikutinya keluar dari kelas. "Ga...Gavin...lepas!" Gavin tidak memperdulikan protes dari Dina. Gavin baru melepaskan tangan Dina setelah mereka sampai dihalaman belakang sekolahan mereka. Dina menatap kesekeliling. Suasana sepi membuatnya semakin panik. "Maaf aku gak bermaksud...." Gavin menangkup kedua pipi Dina dan... "Eeemmmppphhhh." Suara Dina terpekik. Gavin mencium bibir Dina. Bukan hanya kecupan, tapi Gavin melumat bibir Dina. Bahkan Gavin memasukkan lidahya kedalam mulut Dina. "Gue udah balikin first kiss lo!" "So, mulai sekarang stop gangguin gue!" Setelah mengucapkan itu Gavin pergi meninggalkan Dina sendirian. Dina terdiam karena syok, lalu meraba bibirnya. Saat Dina tersadar dari rasa terkejutnya, Gavin sudah berjalan menjauh. Dina pun berteriak karena kesal. "GAVIIIIIN KENAPA KAMU MALAH AMBIL SECOUNT KISS AKUUUUUU???" Gavin tidak menghentikan langkahnya, tetapi senyum tersungging dibibirnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Be Yours
  • She is fake nerd?✔(Proses Revisi)
  • Because I'm Not Virgin | Sudah Diterbitkan
  • Simple LOVE [Completed]
  • 𝐏𝐋𝐀𝐘 𝐆𝐈𝐑𝐋 𝐊𝐀𝐋𝐄𝐀
  • GAVIN
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • Dino and Dina [COMPLETED]✓
Be Yours

"kenapa si vin? Kamu jahat banget! Aku salah apa? Gak ada cowok lain yang bersikap begitu kepacarnya sendiri!" ucap Risa yang lebih terdengar seperti isakan, karna pipinya sudah banjir dengan air mata. Risa menyeka air matanya lalu ia tertunduk mengingat sekilas bagaimana Ervin waktu itu menembaknya. "pa-padahal du-dulu kamu, yang ajak aku pacaran duluan!" Ervin hanya memandangnya tanpa minat, lalu melipat tangannya didadanya. "gak semua cowok yang ngajak pacaran itu bermaksud baik. Terutama gue!" ujar Ervin Risa langsung mengangkat wajahnya, menatap Ervin dengan bingung. "maksud kamu?" tanyanya tak mengerti. Ervin tersenyum miring, lalu ia mencondongkan tubuhnya kewajah Risa. "maksud gue..." ucapnya terpenggal lalu ia mengelus pipi Risa, membuat tubuh Risa menegang. Lalu Ervin mendekatkan bibirnya ketelinga Risa dan melanjutkan ucapannya. "gue pacaran sama lo, karena gue benci sama lo dan gue mau liat lo menderita!" Bagaikan kehilangan inhaler saat Risa sedang sekarat, begitu lah kondisinya sekarang sekujur tubuhnya membeku dan tak dapat digerakkan saat mendengarkan ucapan yang baru saja masuk kedalam telinganya. Ervin menegakan badannya dan melihat ekspresi Risa yang membatu dengan raut wajah terkejut, Ervin langsung pergi meninggalkan Risa sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines