My Azalea

My Azalea

  • WpView
    Leituras 24
  • WpVote
    Votos 9
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, mai 11, 2020
WpInfo
Ficção
Romance
Sebagian wanita memegang prinsip bahwa kodratnya wanita itu dikejar bukan mengejar. Tapi siapa sangka? Kisah asmaraku berbanding terbalik dengan prinsip mereka. Aku seorang wanita. Aku mengejar,bukan dikejar. Mungkin caraku dalam mengejar cinta berbeda dengan yang lain,tak apa.Menurutku itu unik :)
Todos os Direitos Reservados
#13
umi
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Ternyata Takdirku adalah Kamu
  • GEMINTANG HATIKU
  • Tahajjud Cinta [END]
  • Peri Cinta (Wall Of Love) - END
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • We Have To BACKSTREET! (END)
  • Kupeluk Namamu dalam Diam: Sebuah Penantian Tanpa Suara
  • Malioboro Ana Uhibbuha
  • MENCAIR✔️ (End)

JANGAN LUPA FOLLOW YA... terimakasih sudah mampir Ada cinta yang tidak perlu diumbar, cukup diam-diam mendoakan dari kejauhan. Karena kadang, mencintai yang paling dalam adalah saat memilih untuk menjauh. Aku, Cilla, gadis biasa yang sebentar lagi akan memulai hidup baru di UIN Rafah. Di usia delapan belas ini, hidupku seperti perjalanan kereta yang tak pernah berhenti di stasiun yang sama dua kali. Termasuk stasiun bernama Arsan. Dia pernah singgah. Pernah menjadi alasan senyumku setiap pagi. Pernah menjadi orang yang paling aku percaya. Tapi kami memilih pergi. Bukan karena tidak saling mencintai, tapi karena tahu: terlalu dekat bisa membuat segalanya salah arah. Kami memilih menjaga, meski harus saling menjauh. Dan kini, setelah waktu membawa kami ke dunia yang berbeda... Aku masih menyebut namanya dalam sujud terakhirku. Sementara aku tak tahu, apakah dia juga menyebut namaku saat langitnya mendung dan hatinya sunyi. Mungkin kami sedang menguji takdir. Atau... mungkin takdir sedang menguji kami. Karena jika benar cinta ini suci, maka tak perlu digenggam erat untuk dimiliki. Cukup dipercayakan kepada Allah. Dan jika suatu hari aku kembali bertemu dengannya, aku ingin bertanya satu hal: "Masihkah kamu menganggapku takdirmu, seperti dulu?"

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo