We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
M E M O A R

M E M O A R

  • WpView
    Reads 448
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing1h 10m
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 18, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Kalo gue punya prinsip yang lebih gampang dan gak ribet. Kalo emang lu suka ama dia, tinggal jalanin aja. Bodo amat lu bilang seribu kali lu gak akan pernah balikan sama mantan. Kalo menurut gue, itu hanya sekedar prinsip yang lu bangun. Gue tau, lu pasti buat prinsip itu karena beberapa hal yang pernah terjadi atau apapun itu. Tapi prinsip itu bisa lu rubah gimana lu, karena lu yang ngebuat prinsip itu. Jangan sok sok an lu bahagia kalo emang lu gak bahagia. Kalo menurut gue ya, kalo emang lu ngerasa bahagia sama Raka, ya udah lu jalanin. Apa susahnya? ...
All Rights Reserved
#276
egypt
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SAKITI AKU! [ ✅ COMPLETED ]
  • 𝑷𝑹𝑬𝑪𝑰𝑶𝑼𝑺 𝑳𝑶𝑽𝑬 | C
  • The Blue Rose
  • Kala itu
  • Asmaraloka Saptakāla [COMPLETED STORY]
  • Tentang Kota Yang Tak Punya Musim
  • Sampai Menutup Mata
  • Baby Angel Izzam Nik [OG]
  • TAKDIR DUA RAHSIA [OG]

"Sampai bila nak jadi macam ni, Noa?" Tanya papa nya. Jejaka itu hanya berdiam diri, tidak mengendahkan nasihat dan teguran daripada papa nya. Lelaki berusia menarik bahu sasa anak nya daripada belakang dan memberi satu tumbukan padu di pipi Noa Zayne. "Papa!" Marah Noa. Lelaki tua itu tayang wajah garang membuatkan Noa tidak berani untuk meneruskan kata kata nya. "Mark my word. Berubah, atau kau hilang segala gala nya." Lelaki berusia itu terus meninggalkan anak lelaki nya yang menahan sakit dan perit akibat tumbukan sebentar tadi. Apa yang membuatkan lelaki berusia itu tidak berpuas hati dengan Noa, anak tunggal nya sendiri? Apa rahsia yang Noa Zayne sembunyikan? 📝📝📝 Ivy luna yang baru selesai menunaikan solat subuh mula menadah tangan. "Ya Allah Ya Tuhanku. K-kenapa Ya Allah? K-kenapa... Kenapa kk-au uji aku sampai macam ni sekali Ya Allah? Apa dosa aku? Apa salah aku? Jentik lah hati ku Ya Allah untuk bagi aku sedar supaya aku tidak tersasar ke arah jalan yang salah." Usai mengaminkan doa nya, Ivy Luna terbaring longlai di atas sejadah dan memejamkan mata. Nak tenangkan hati daripada segala kecelaruan yang berlaku. Semangat nya hilang, senyuman nya semakin pudar di bibir merah delima itu. "Sakitilah aku jikalau itu yang membuat diri mu terasa bahagia." - Ivy Luna -

More details
WpActionLinkContent Guidelines