HAFALAN
  • WpView
    Reads 1,324
  • WpVote
    Votes 112
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 26, 2020
Ini kisah gadis cantik sholeha yg menyukai hujan. Dan lelaki tampan yang tidak suka Hujan. Tapi keduanya sama-sama merasakan rasa sakit dan kebahagiaan bersama disaat hujan. Keduanya berubah pikiran tentang Hujan, yang suka menjadi benci, dan yang benci menjadi suka. Keduanya selalu berlawanan arah. Terkadang mereka juga searah namun layaknya jarum jam, searah tapi tidak selalu berdampingan. Tapi mereka yakin jarum jam juga memiliki titik dimana mereka akan bertemu dan bersama. Walaupun itu hanya satu detik saja. Mari kita mulai kisah ini dengan membaca bismillah, semoga hati dikuatkan menghadapi alur cerita klasik ini. Bismillahirrahmaanirrahiim...
All Rights Reserved
#10
baperstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Untuk Lorraine dari Jihad
  • HALAL LOVE STORY
  • Di Balik Patah Hati [SELESAI]
  • Lantunan Kalam Hati ✔
  • Ikhwan [SELESAI]
  • Takdir Sang Cahaya
  • What Makes You Beautiful [SELESAI] ✔️
  • School Scandal ✓
  • Hafizhah [sudah terbit]

Sejak awal bersekolah di Munchen, dan juga awal pertemuannya dengan seorang gadis bernama Lorraine itu merubah hidup Jihad. Lorraine, si gadis yang bimbang akan agama yang akan ia pilih dikemudian hari meminta Jihad untuk mengenal Islam sebagai agamanya, Jihad tak menolak, mungkin itulah yang ia inginkan, bisa mengajari Lorraine sembari menikmati detak cinta yang bergejolak. Jihad harus berseteru dengan fragmen masa lalunya yang kelam, keluarganya didera bencana setelah sang ayah - monsternya pergi selama - lamanya, adiknya Nada didera depresi, sedangkan Nero dan sang ibu terkena penyakit HIV. apa yang dilakukan Jihad ketika dua permasalahan mendera otaknya, permasalahan cinta? atau permasalahan keluarga? yang akan diselesaikan terlebih dahulu, namun detak cinta tak dapat dibendung. Tahajud adalah kunci satu - satunya untuk menyelesaikan semuanya. Cerita ini begitu indah dibaca, beberapa kali saya membacanya tidak pernah terasa rasa bosan, konflik yang diberikan pun terasa melekat di hati, romantisme yang begitu kental tercipta. -Lam(Siswa terbaik Sekolah Alam Karawang)-

More details
WpActionLinkContent Guidelines