Berawal Dari Kagum

Berawal Dari Kagum

  • WpView
    Reads 380
  • WpVote
    Votes 54
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 24, 2022
TOKOH : - Kiara 'Ulya Az-Zahra {Ara} Tokoh utama - Muhammad Hafidzh Saputra {Hafidzh} - Hanna Muthia Saputri {Hanna} Adik Hafidzh - Adinda Nur Aldiva {Aldiva} Sahabat Ara + Sepupu Hafidzh - Buya Zakaria Saputra {Buya Hafidzh} - Umi Fatimah Abdullah {Umi Hafidzh} - Abiy Mohammad Agus Setiawan {Abiy Ara} - Umiy Nur Laela {Umiy Ara} - Akhmad Maulana {Maulana} Kakak kandung Ara - Bunga Cinta Nur Sitta {Sitta} Seseorang
All Rights Reserved
#691
islami
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Untuk Laut
  • Dirimu? Cinta Halalku [ADA DI DREAME]
  • GARIS WAKTU [COMPLETED] √
  • Bukan Takdirku ✓ [Revisi]
  • Takdir-takdir Cinta
  • Cinta dalam diam [GUS DINGIN]
  • Indahnya Persahabatan Menuju Cinta (SEDANG DI REVISI).
  • Cinta Dalam Istikharah [ SUDAH TERBIT]
  • Berlabuh di Takdir-Nya
  • ANTARA CINTA DAN TAKDIR

Maura Elvaretta Zahira, gadis ceria berambut panjang yang selalu tampak bersinar di mata orang-orang. Di balik senyumnya, ia menyimpan luka masa kecil yang belum sembuh-kehilangan ayah yang ia cintai dan ibunya yang menikah kembali. Meski rapuh di dalam, Maura tumbuh menjadi pribadi yang ambisius dan pekerja keras. Ia ceroboh, sering gegabah, dan tak jarang memainkan rasa percaya dirinya untuk menutupi ketakutan yang tak pernah ia akui. Lalu ada Mahzan Rafiq Al Muaffaq-siswa kelas dua SMA yang dikenal pendiam, dan tenang. Putra pemilik pesantren dan seorang dokter ini tumbuh dalam nilai-nilai agama yang kuat. Ia merupakan murid kebanggaan guru. Mereka dipertemukan di SMA. Dalam riuhnya masa remaja, Maura jatuh hati lebih dulu. Ia tak menunggu waktu terlalu lama untuk mengungkapkan perasaannya. Tapi Mahzan menolak-bukan karena tak ada rasa, melainkan karena ia tahu, cinta tak cukup hanya dengan saling suka. "Aku bukan tak ingin, Maura. Tapi kita punya Tuhan yang mengatur waktu. Dan saat ini, belum waktunya kita jadi satu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines