Head Over Heels [JK]

Head Over Heels [JK]

  • WpView
    Reads 318
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 19, 2020
Jordan hampir tidak mengenali Arel yang dulu selalu diganggunya. Cewek itu berubah menjadi seorang gadis cantik yang membuat Jordan kelimpungan dengan perasaannya sendiri. Namun tidak hanya fisik Arel yang berubah, tapi cewek itu benar-benar berbeda dengan apa yang diingat Jordan dulu ketika mereka masih dekat. Jordan pikir jalannya menuju Arel akan mudah, namun memang tidak ada perjuangan tanpa rintangan. Apalagi rintangan terbesar Jordan adalah Arel itu sendiri. "Lo itu cuma satu dari sekian banyak orang yang gue peduliin, Dan. Jadi pendapat lo nggak sepenting itu." "Oke, kalo gue emang cuma satu dari sekian orang yang lo peduliin, dengerin ini Rel. Lo itu nomer satu dari sekian banyak orang yang gue peduliin. Jadi lo sepenting itu." HEAD OVER HEELS, © Ratna Asami, 2020.
All Rights Reserved
#58
insecure
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TENTANG SEPASANG
  • IN SILENCE
  • My CEO, My First Love [REPOST]
  • 𝙼𝚢 𝙲𝚘𝚕𝚍 𝙷𝚞𝚜𝚋𝚊𝚗𝚍 (#𝟷 𝙴𝙳𝙼𝙾𝙽𝙳 𝚂𝙴𝚁𝙸𝙴𝚂)✓
  • Complicated Heart (COMPLETED)
  • Surreptitious || Park Jinyoung ✔
  • Ranjau Cinta (COMPLETE)
  • Your Body's So Hot
  • ✔️BUMI DAN BULAN
  • CLOSER

(SELESAI) "Lo itu rumah gue, mau gimanapun keadaannya, gue akan kembali ke lo dan seperti janji yang kita buat, jangan sampai ada kata putus diantara kita." Tadinya gue berpikir begitu, tentang hubungan gue dan Mirah, tapi sepertinya nggak akan semudah itu untuk kembali padanya dan menjadikannya sebuah rumah bagi gue. - Juna "Pulanglah ke gue setiap kali lo merasa dunia luar terlalu kejam ke lo. Gue berharap tujuh tahun yang kita lewati bisa jadi pondasi untuk hubungan kita selanjutnya." Nyatanya lo yang kejam ke gue dan gue nggak tau sanggup jadi rumah lo lagi atau nggak. - Mirah "Bagi gue mencintai lo dari jauh sudah lebih dari cukup, bagaimanapun itu juga cinta tetap cinta, kan?" awalnya gue pikir begitu, gue ikhlas dan rela menatap lo dari jauh, nyatanya setelah bertemu dengan lo dari dekat dan mengenal lo lebih jauh, sekedar melihat dari jauh nggak cukup untuk gue. - Diran "Gue nggak pernah percaya soal cinta pada pandangan pertama, karena gue pernah bertahan bertahun-tahun dengan seseorang, nyatanya dia pergi juga dari gue bahkan setelah gue memberikan segalanya untuknya. Nggak ada jaminan apapun dalam membangun sebuah hubungan." tapi setelah bertemu dengan dia, gue malah jatuh cinta pada pandangan pertama. - Iris "Lo itu menyebalkan, baru kali ini gue ketemu manusia yang gengsinya kebangetan kayak lo, keras kepala dan pengin menang sendiri, namun anehnya gue nggak membenci lo, gue malah jatuh cinta dan ingin menjaga lo seterusnya." harusnya gue bilang begitu langsung ke lo, nyatanya kalimat barusan hanya bisa gue ucapkan di dalam hati. - Nares "Tugas seorang adik adalah mendukung setiap keputusan yang dibuat oleh kakaknya, maka gue pun akan mendukung apapun yang lo inginkan, termasuk jika lo ingin bersamanya, karena gue adik lo." seandainya perasaan gue seikhlas dan selegowo itu untuk menerima keadaan serta kenyataan yang dibuat Tuhan untuk kita, gue nggak akan menangis di tengah hujan salju seperti ini. - Aruna

More details
WpActionLinkContent Guidelines