Adhitamara

Adhitamara

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 23, 2022
Malam ini benar-benar berbeda. Senyuman Adhitama memudar, mata yang biasanya terlihat selalu menyimpan beban tersebut seolah-olah meronta ingin berbicara. Tidak ada pesan ataupun panggilan yang biasanya Amara terima setiap hari. Tetapi, malam ini sungguh berbeda. Anehnya, jantung Amara yang tadinya berdetak normal, menjadi dua kali lipat kencangnya. "Jangan tinggalin gue, Amara." Adhitama menatap sorot mata Amara dengan tulus. Ia menggenggam tangan mungil Amara. Kini keduanya berada di rooftop gedung apartment tempat Adhitama tinggal, sambil melihat keatas langit yang malam ini bertaburan bintang juga cahaya bulan sabit yang ikut memperindah. "Nggak akan." Jawab Amara. Adhitama tahu betul, bahwa gadis yang disampingnya itu sedang tersenyum hangat, begitupun sebaliknya.
All Rights Reserved
#280
popular
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • someone like you | HAECHAN [END]
  • Why you Comeback
  • Sweety
  • Audrey (New version)
  • Persona
  • ALFHASSA
  • Cahaya Fajar [SELESAI] ✔️
  • SHILA [END]

SUDAH TERBIT DAN DAPAT DITEMUKAN DI TOKO BUKU! @id.akad @id.skuad @esterspy Ikut denganku membuka lembaran cerita ini, dan kita akan bersama pada dimensi berbeda. Karena apa pun yang terjadi, Kiana tetap menunggu, dan Sagara tetap datang. Entah sampai kapan. _________________________ "Kamu itu bagaikan hujan. Membuatku senang, lalu akhirnya membuatku sakit." "Kita adalah bulan dan matahari yang dipertemukan saat pagi menjelang. Ya, dipertemukan hanya untuk saling tatap, tidak untuk saling menetap." Tingkah aneh Kiana dan tingkah manis Sagara bersatu tak terpisah. Sifat mereka bertolak belakang, cara berpikir sepasang sahabat itu juga lebih sering tidak sama, apalagi tentang nilai sekolah dan nilai pandangan orang-orang terhadap dua manusia yang sudah berteman sejak umur 3 tahun itu. Tetapi, dengan banyak hal yang kontras beda... Mereka punya semboyan yang katanya akan berlaku untuk selamanya; "Kiana-nya Saga, dan Saga-nya Kiana selamanya." Tak hanya itu, hari ke hari Kiana juga mendapat surat manis tanpa nama, yang di ujung kertasnya hanya tertoreh huruf -G- -Rewrite My Heart- __________________________________ Started : 9 Juni 2020 Published : 12 Januari 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines