A Star?

A Star?

  • WpView
    Reads 128
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 10, 2020
Asterion Sudah menjadi pembunuh sejak kecil untuk bertahan hidup. Hanya berbekal tubuh lemah dan semangat hidup yang tinggi ia berjuang hidup - mati untuk menemukan jati diri dan tujuan hidupnya. Namun, di sisi lain ia memiliki sebuah kegelapan yang amat kelam. Dan dari kegelapan itulah ia melalap semua yang ia hadapi dengan tumpahan darah dan pengorbanan. "Ini adalah spin off karakter saya sendiri dari buku pertama saya. Saya masih pemula dan ingin mencoba sesuatu yang baru disini. Semoga anda terhibur😊" -Author
All Rights Reserved
#249
ceritaseru
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • too beautiful to notice (YananTianjiarui)(END)
  • The Exiled Queen (TAMAT) √
  • The Elder Scroll V: Skyrim
  • Sang Panglima (Tamat)
  • [1]The Deep Palace : Locks the Phoenix's Sin / Suo Huang Nie (深宫锁凰孽)
  • [1] Takdir Putri Kecil Yang Liar
  • Brother In Arms (Boboiboy Blaze)
  • The Journey Begins for Ending
  • I'm More Than Just A Princess
  • WAKE ME UP[Battle With The Devil] SERIES I : LOST CHILD

short story. seorang anak tak pernah meminta kepada orangtua nya untuk dilahirkan, pun sama hal nya seperti orangtua yang tak ingin anaknya terlahir menjadi manusia yang cacat. namanya, Longshen, putra bungsu dari tiga bersaudara yang terlahir tidak sekuat kedua kakak laki-lakinya. cacat, tidak memiliki emosi, dan selalu disebut sebagai aib dari keluarga. _________ bagi Yuan wudi, terlahir sempurna adalah sebuah malapetaka. malapetaka yang siap untuk meledak kapan saja dan dimana saja. diagungkan, dipuja-puja, disanjung, dianggap sebagai sebuah aset yang berharga, ternyata tak semembahagia-kan yang sempat dia duga. justru... ini semua cenderung menyebalkan. __________ "Meskipun aku tidak menginginkan kesempurnaan ini, bukan berarti aku harus disandingkan dengan orang cacat seperti dia!" itu adalah kalimat pertama yang Longshen dengar saat kakinya menginjak istana megah yang selama ini orang-orang idamkan. namun tak seperti mereka, pemuda itu justru lebih merindukan kamar tidurnya daripada harus terjebak bersama pria yang tampaknya, memiliki tabiat dan kebiasaan marah-marah. "Aku juga tidak mau jika harus menikah dengan orang pemarah seperti kau, wahai pangeran." balasan itu bukan hanya mengejutkan Yuan wudi, melainkan seluruh anggota dua keluarga yang saat ini tengah menyaksikan pertengkaran keduanya. "Meskipun kau tidak meminta maaf, tapi aku sudah memutuskan untuk memaafkan ucapan mu barusan. Selain karena aku sudah kebal dengan kata-kata penuh hinaan itu, kebetulan aku juga sudah mengantuk. Jadi, bisa berikan jawabanmu sekarang juga? Cukup dengan berkata, ya atau tidak." "Tidak."

More details
WpActionLinkContent Guidelines