DIEGA (On-Going)

DIEGA (On-Going)

  • WpView
    MGA BUMASA 4,116
  • WpVote
    Mga Boto 303
  • WpPart
    Mga Parte 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Mon, Sep 29, 2025
Bagi dunia luar, Diega hanyalah seorang lelaki dingin yang sulit didekati. Namun di balik tatapannya yang tenang, tersimpan luka yang membuatnya hidup dengan ketakutan terbesar, kehilangan. Hingga ia bertemu Disya, seseorang yang tanpa sadar menjadi rumah yang tak pernah ia miliki. Disya memberi perhatian kecil, senyum sederhana, dan penerimaan yang begitu asing namun menenangkan. Perlahan, Diega menemukan cahaya di balik kelam hidupnya. Namun rasa takut kehilangan membuatnya semakin terikat pada Disya. Bagi Diega, Disya bukan sekadar seseorang, ia adalah hidup itu sendiri. Dan ketika hidupnya tergantung pada satu nama, pertanyaan terbesar pun muncul. Apakah cinta bisa benar-benar menyembuhkan, atau justru berubah menjadi belenggu yang menghancurkan? *** ⚠️ Warning ⚠️ Cerita ini mengandung beberapa adegan kekerasan. Mohon bijak dalam membaca. Catatan Penulis: Cerita ini murni hasil imajinasi penulis. Jika ada kesamaan nama, latar, atau kejadian dengan kehidupan nyata, itu hanya kebetulan semata. Dilarang keras melakukan plagiasi dalam bentuk apa pun. Nikmati perjalanan kisah ini, semoga kalian bisa ikut merasakan setiap rasa yang ditinggalkan. Selamat membaca & semoga suka
All Rights Reserved
#11
believe
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • JANUS
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • 00.00
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • ALEANGGA [On Going]
  • Story Stela
  • Let me choose [TERBIT]
  • ARSYA: My Naughty Boyfriend (END)
JANUS

"Jangan sampai ada yang tahu kalau kita pacaran!" "Iya, Kak." __________ "Punya otak tidak? Soal mudah seperti ini saja tidak bisa." "..." __________ "Mau jadi apa kamu, hah? Sudah punya pacar tapi keluyuran dengan laki-laki lain." "Apa kabar kamu yang pergi liburan dengan Valerie, Kak? Ber-du-a-an." "Tidak usah bawa-bawa Valerie! Dia itu beda sama kamu!" ___________ "Halo kak ... bisa ke-" "Aku lagi sama keluarga, Selen. Ada mama juga. Nanti aku telepon lagi. Aku tutup." Tut ... tut ... tut ... "Kapan? Saat aku sudah mati?" ___________ "Kita putus saja, Kak." "Jangan macam-macam, Selen! Kamu pikir hubungan kita ini main-main?!" "Bukan aku. Tapi kamu yang selalu mempermainkan hubungan kita, Kak. Lihat ... dia sudah menunggumu. Tunggu apa lagi? Pergilah ... seperti biasa." ___________ ‼️Tindakan plagiasi bukan semata-mata plagiasi saja. Itu juga merupakan cara membunuh yang terselubung. Membunuh perasaan si penulis. Membunuh kerja keras penulis. Membunuh keinginan penulis untuk bisa berkreasi dengan tenang. Artinya, seorang plagiator sama saja dengan seorang pembunuh 🙃‼️ Cover by Pinterest

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman