Need You
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 14, 2022
Ketika hati saling membutuhkan, Raga tak lagi tersatukan.... Hari ini Putri melaksanakan kegiatan MOS pertamanya. Putri yang selalu bangun kesiangan membuatnya harus melaksanakan hukuman karena keterlambatannya datang ke sekolah. Ia sangat kesal, lebih lagi yang menghukumnya adalah seorang OSIS yang teralu serius dan dingin. ketua OSIS itu adalah Damar. Damar menyuruh Putri untuk membersihkan sebuah gedung yang sudah lama tidak dibersihkan. Saat Putri selesai membersihkan gedung tersebut, rupanya Putri terpeleset dan hampir jatuh. Untungnya dengan sigap Damar menangkapnya. Damar tak sengaja menatap mata indah Putri hingga tatapan itu tidak menyisihkan jarak sekalipun. Dari situlah Damar menaruh sebuah perasaan pada Putri. Perasaan yang berawal dari hukuman. Damar menyebutnya HUKUMAN berujung CINTA. Akankah mereka saling mencintai? Dan bisakah Damar meraih hati Putri? . . . . . 10 April 2020
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MOS : Masa orientasi Sean [SUDAH TERBIT] ✔️
  • DARI REZAN UNTUK PUTRI (On Going)
  • Cinta Simpul Mati 2
  • Hati Yang Tersakiti [Revisi]
  • Love Is Time❤
  • OSIS OR OH SHIT?!
  • 'HiLanG'
  • Troublemaker Falls in Love
  • Takdirku ✓

Arga pun terbangun, dan dia kaget tertidur di bawah pohon sendirian. "lhoo Sean mana kok gak ada ya.. mampuusss gue ditinggal. Waduhh jam berapa ini??Arga pun melihat ke jam tangan.. buseett udah mau jam istirahat. langsung si Arga ngacir kembali ke tempat MOS. sambil ngos-ngosan napasnya, ternyata Arga ketauan telat oleh kakak kelas OSIS. "heii..kamu darimana aja ??" tanya ketua OSIS yang bernama Tama. "maaf kak, saya ketiduran tadi, tuhh ditinggal sama dia sambil menunjuk ke arah Sean. "ujar Arga. "Banyak alasan kamu.. sini maju berdiri didepan, kamu saya hukum" sahut Tama. "Yahhh... jangan dong kak. kan aku udah bilang kalau ketiduran..please dong kak jangan dihukum "rayu Arga pada Tama. Sean cekikikan aja liat Arga dihukum..rasain lu makanya jangan seenaknya aja jadi orang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines