Story cover for Milk Boy by luvyouya
Milk Boy
  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Apr 08, 2020
"Kamu mau susu? Saya liat kamu lagi murung, semoga senang kembali ya. "

Abel mendongak setelah indera pendengarannya menangkap suara yang terdengar asing ditelinganya. Sosok itu menjulurkan sekotak susu coklat dengan senyum tipis yang terbentuk di bibirnya.  Abel mengerutkan dahi heran, namun tak ayal ia tetap menerima susu tersebut. Tak ingin dikata sombong atau apalah itu Abel sudah ingin bertanya dengan kalimat "Nama lo siapa? " dan "Makasih susunya" namun sosok itu sudah berlalu pergi meninggalkannya menaiki bus yang beberapa menit lalu singgah di halte yang ia tempati sedari tadi. 

Abel memberengut kesal menatap bus yang perlahan lahan menjauh dan hilang di kejauhan sana. Ia mengeluh andai saja ia lebih cepat bertanya, pasti ia akan mengetahui nama pemuda itu. Abel tersenyum kecil sangat kecil, ia menatap lamat lamat susu tersebut dan meminumnya. 

Milk boy. Rapalnya dalam hati dan berjalan menyeberangi jalan menuju sahabatnya yang menjemputnya.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Milk Boy to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
ALYA (END) by nurkhofifah21
57 parts Complete
"Kamu sebenarnya kenapa? Setiap kali aku mencoba mendekati kamu, kamu selalu bersikap kayak gini." "Karena gue gak suka lo, ngerti?" "Gimana kalau aku jatuh cinta sama kamu," Alya menatap mata Albert. Albert berdecak, "Benar dugaan gue, lo sama aja kayak perempuan lainnya," "Murahan." Mata Alya berkaca-kaca saat mendengar perkataan Albert, "Murahan? Memangnya salah kalau aku jatuh cinta sama kamu?" "Lo benar-benar murahan." __________ "Kamu siapa?" Deg Albert tertegun saat mendengar penuturan gadis di hadapannya. "Lo bercanda kan?" "Jangan pegang-pegang!" sentak Alya saat Albert menggenggam tangannya. __________ "Kamu ngapain ke sini lagi?" "Aku kan udah bilang kemarin kalau mau datang hari ini." "Tapi aku gak suka sama kehadiran kamu," ujar Alya mengungkapkan isi pikirannya. "Tapi aku ingin ketemu kamu," "Kenapa kamu gak suka sama kehadiran aku?" "Wajah kamu ngeselin," __________ "Kamu butuh sesuatu?" Alya menggeleng. "Mau makan buah?" lagi-lagi Alya menggeleng. "Nonton televisi?" tawar Albert. "Berisik! Lebih baik kamu diam!" kesal Alya ketika ditanya terus-menerus oleh Albert. Kalau penasaran, langsung baca aja ya^^ Happy reading❤ Rank : # 1 mostwanted (27-05-23) # 1cool (16-04-23) # 1 dingin (16-04-23) # 1 tennfiction (23-09-20) # 2 iceboy (26-06-21) # 6 cuek (16-04-23) # 8 cerita (02-10-20) # 21 coolboy (18-07-21) # 22 love (14-10-21) # 30 highschool (27-09-20) # 32 wattpad (27-09-20) # 33 sweet (25-09-20) # 37 sahabat (02-10-20) # 48 cerita (14-10-21) # 50 fiksi (09-10-21)
AL AL GANG [Complicated] by rtnkrtsr
34 parts Complete
Terdapat dua anak kecil yang gembira sedang bermain ditaman dan bercanda ria. Yang cewek namanya Lexa dan yang cowok namanya Al. "Xa, jangan nangis dong? Nanti aku beliin es klim lagi deh." Kata si cowok agak pelo. "Benelan, tapi yang banyak ya." Kata si cewek berhenti menangis sambil usap ingus nya. "Kita kesana yuk." Ajak si Al ke dua ayunan di taman tersebut. "Ayok." Kata Lexa semangat. Sambil main ayunan mereka berdua bercanda ria. Tapi Lexa takut bilang ini ke Al karena Lexa udah nyaman sama Al walaupun baru beberapa hari kenalnya. "Al." Panggil Lexa agak takut. "Ada apa, Xa?." Jawab si Al sambil ayunin ayunannya si Lexa. "Aku mau bilang sesuatu tapi Al gak boleh malah ya?." Sambil nunjukin kelingkingnya ke Al dan dibalas oleh Al. "Iya aku gak bakal malah kok." Kata La meyakinkan Lexa. "Lexa, besok disuluh papa sama mama pindah ke Belanda dan tinggal disana." Sambil nangis sesegukan karena dia gak bakal ketemu sama sahabatnya lagi. "Kenapa besok? Gak bisa ditunda aja." Dia bertanya sambil peluk Lexa tulus. "Katanya gak bisa, maafin Lexa ya Al. Lexa harus pergi jaga ini baik baik. Kalo Al kangen Lexa pandang aja buku ini." Sambil menyodorkan sebuah notebook yang berisi foto mereka berdua sedang bercanda dan menangis bersama. "Maafin Al ya, udah buat kamu nangis kayak gini. Kalo udah besal nanti kita pasti ketemu kok." Kata Al agak cadel. "Maafin Lexa ya, pasti nanti Lexa kangen banget sama Al." Masih menangis di pelukan Al. Yang bisa mereka lakukan adalah menerima kenyataan bahwa mereka harus berpisah. Dan hari ini mereka hanya menghabiskannya untuk melepas rindu sebelum Lexa pergi ke Belanda.
You may also like
Slide 1 of 10
Diary Ayra: Cerita Cinta SMA cover
Sweetheart  End_ cover
KAIREL [END] cover
nightmare (Jaedo) (BXB) cover
LIKE A FOOL cover
No Longer Mate cover
ALYA (END) cover
Transmigration cover
LOSER'S HAPPINESS (END) cover
AL AL GANG [Complicated] cover

Diary Ayra: Cerita Cinta SMA

54 parts Complete

Masa SMA selalu identik dengan cerita cinta pertama-manis, sederhana, dan penuh harapan. Ayra tahu itu. Karena itu, ia memilih untuk tidak terlalu berharap pada kisah cintanya sendiri. Hingga kehadiran Heksa Albara Davendra perlahan mengubah cara Ayra memandang perasaan. Dari obrolan ringan, kebersamaan sebagai sahabat, hingga rasa nyaman yang tumbuh tanpa disadari, Ayra mulai percaya bahwa hatinya tak salah memilih. Namun, cinta tak selalu datang pada waktu yang tepat. Ketika perasaan semakin dalam, Ayra dihadapkan pada kenyataan yang memaksanya belajar tentang kecewa, menerima, dan arti mencintai tanpa memiliki. Diary Ayra adalah kisah tentang cinta SMA yang sederhana, realistis, dan dekat dengan kehidupan remaja-tentang harapan yang tumbuh, perasaan yang tak selalu berbalas, dan proses pendewasaan diri di usia muda.