Milk Boy

Milk Boy

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 4, 2020
"Kamu mau susu? Saya liat kamu lagi murung, semoga senang kembali ya. " Abel mendongak setelah indera pendengarannya menangkap suara yang terdengar asing ditelinganya. Sosok itu menjulurkan sekotak susu coklat dengan senyum tipis yang terbentuk di bibirnya. Abel mengerutkan dahi heran, namun tak ayal ia tetap menerima susu tersebut. Tak ingin dikata sombong atau apalah itu Abel sudah ingin bertanya dengan kalimat "Nama lo siapa? " dan "Makasih susunya" namun sosok itu sudah berlalu pergi meninggalkannya menaiki bus yang beberapa menit lalu singgah di halte yang ia tempati sedari tadi. Abel memberengut kesal menatap bus yang perlahan lahan menjauh dan hilang di kejauhan sana. Ia mengeluh andai saja ia lebih cepat bertanya, pasti ia akan mengetahui nama pemuda itu. Abel tersenyum kecil sangat kecil, ia menatap lamat lamat susu tersebut dan meminumnya. Milk boy. Rapalnya dalam hati dan berjalan menyeberangi jalan menuju sahabatnya yang menjemputnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • AL AL GANG [Complicated]
  • KAIREL [END]
  • nightmare (Jaedo) (BXB)
  • Elvina [COMPLETED]
  • Become a Parent's [END]
  • ALYA (END)
  • Kelas A [End]
  • If I Don't Hurt You (END)

Masa SMA selalu identik dengan cerita cinta pertama-manis, sederhana, dan penuh harapan. Ayra tahu itu. Karena itu, ia memilih untuk tidak terlalu berharap pada kisah cintanya sendiri. Hingga kehadiran Heksa Albara Davendra perlahan mengubah cara Ayra memandang perasaan. Dari obrolan ringan, kebersamaan sebagai sahabat, hingga rasa nyaman yang tumbuh tanpa disadari, Ayra mulai percaya bahwa hatinya tak salah memilih. Namun, cinta tak selalu datang pada waktu yang tepat. Ketika perasaan semakin dalam, Ayra dihadapkan pada kenyataan yang memaksanya belajar tentang kecewa, menerima, dan arti mencintai tanpa memiliki. Diary Ayra adalah kisah tentang cinta SMA yang sederhana, realistis, dan dekat dengan kehidupan remaja-tentang harapan yang tumbuh, perasaan yang tak selalu berbalas, dan proses pendewasaan diri di usia muda.

More details
WpActionLinkContent Guidelines