Terbiasa Memendam Rasa

Terbiasa Memendam Rasa

  • WpView
    MGA BUMASA 99
  • WpVote
    Mga Boto 17
  • WpPart
    Mga Parte 6
WpMetadataReadKumpleto Sun, May 3, 2020
Mira Adisa adalah tokoh utama dicerita ini. Bahagia adalah harapannya. Kesedihan adalah realitanya. Mira menerima takdir cinta yang singgah dalam hidupnya. Ketidak beruntungan akan kasih sayang keluarga ataupun lawan jenisnya. Ekspresi tersenyum yang di tunjukan, menutup semua apa yang dia alami. Semua orang tertipu oleh kebahagiaan yang sebenarnya iya buat sendiri. ps: Bahasa Santun CERITA HASIL HALU SENDIRI!! KALO SAMA BERARTI KEBETULAN :D
All Rights Reserved
#365
bersyukur
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • moonlight and stars
  • AZAM : Satu Langit Dua Doa
  • only romance [my senior]
  • Namanya Sabita [Terbit]
  • The First, Not the Last
  • About SAMANTHA
  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • Kisah Klasik Dua Bulan Terakhir
  • Caramu mencintaiku.
  • SELESAI (Say Goodbye)

............................................................ hidup di keluarga yg terpandang baik, tidak selamanya bahagia, dan tidak semua kebahagiaan terlahir dari keluarga saja. begitupun yg dirasakan oleh AGATHA NANTHA PRATIWI gadis cantik nan manis yg selalu terlihat tersenyum dan terlihat baik² saja. namun di balik itu, ada banyak masalah yg ia hadapi sendiri. beruntungnya dia mempunyai sahabat-sahabat yg selalu mensupport, dan mengerti akan keadaan nya selalu. lalu bagaimana bisa Agatha mencintai salah satu dari sahabatnya sendiri? dia selalu ingin menjadi bulan dan bintang karena bulan selalu memberikan keterangan di kala gelap, tidak menyerah walau di hadang hujan sekali pun, sinar cahayanya akan tetap ada untuk memberikan cahaya indahnya di malam yang gelap dan saat hujan mereda akan ada sinar bintang yang muncul menghiasi angkasa. begitu lah kehidupan. "bumi ini berputar layaknya roda pada porosnya, kadang kita di atas dan kadang kita di bawah." ...............................................................

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman