Way Back Home

Way Back Home

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 8, 2020
Satu kata yang mewakili kisah cinta seorang Arumi Fakhira, "DRAMA." Ditinggal menikah oleh sang pujaan hati dengan sahabatnya sendiri disaat ia tengah mati-matian merangkak untuk gelar dokternya. Dan sekali lagi takdir membuatnya ingin tertawa, bertemu seorang tentara yang sepertinya akan menjadi jodoh masa depannya. Sepertinya dia harus berhenti mencemooh semua kisah klasik di novel-novel romance kecintaan sahabatnya.
All Rights Reserved
#575
selingkuh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [End] Behind The Heart
  • Alvina Kaulah Takdir Cintaku
  • Pasanganku TNI AD (END)
  • Heartbeats of the ER [END]
  • I Love You Dokter {Geng Rempong : 12}
  • Penantian Ara
  • DEAR YOU
  • Green and White
  • Stetoskop Cinta

[Romance] Follow dulu, baru dibaca. Avram Gian Pradipto -Dokter dengan tingkat kegagalan operasi 0%- Wanita itu melihatku tajam. Tanpa rasa terkejut, maupun cemas. Sebaliknya, ia balik tersenyum dan menunjukkan raut lega. Lalu pelan, bibirnya mulai berucap, "Tidak, terima kasih. Tapi, aku tidak ingin sembuh. Jadi, dok ... biarkan aku tetap sakit dan meninggal pada akhirnya." Galiya Mira Tabitha -Pasien dengan tingkat keinginan mati 100%- Pria itu melihatku bingung. Penuh rasa khawatir dan takut. Ia bertindak seakan dirinya adalah pasien dan aku sebagai dokternya. Lalu cepat, suaranya mulai kembali terdengar, "Saya tidak mengerti. Kenapa ... kenapa kamu bisa memiliki pikiran seperti itu? Kematian bukan sesuatu yang mudah. Dan saya ... saya tidak akan membiarkan kamu untuk meninggal. Tidak akan pernah." Bagaimana jadinya, jika seorang dokter yang selalu ingin menyelamatkan nyawa seseorang, bertemu dengan pasien yang tidak ingin diselamatkan? Akankah tercipta sebuah pengertian? Atau justru membentuk sebuah akhir menyedihkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines