Story cover for Sepasang by novaadhita
Sepasang
  • WpView
    Reads 2,795,407
  • WpVote
    Votes 269,202
  • WpPart
    Parts 52
  • WpView
    Reads 2,795,407
  • WpVote
    Votes 269,202
  • WpPart
    Parts 52
Ongoing, First published Apr 08, 2020
"Gue udah nggak perawan."

"Terus?"

"Gue udah nggak perawan," katanya lagi seakan-akan menekan kalimat itu biar gue denger. Gue nggak nggak budek, ye. Dia mengulangi kalimat pembuka beberapa menit lalu. "Ya, lo seharusnya batalin perjodohan kita lah."

"Gue nggak masalah tuh," ujar gue dengan santai. "Lo udah nggak perawan kek. Lo udah pernah nikah terus jadi janda. Gue nggak masalah sama sekali. Asal, lo bukan istri orang aja. Lo single 'kan?"

Dia diam.

"Malah enak kalau udah nggak perawan. Lo lebih berpengalaman," tambah gue lagi karena dia masih menatap gue kagum. "Btw, gue suka cewek yang agresif. Kelihatan lebih hot."

[Akan diupdate secepat yang penulis bisa agar cepat tamat]
•
Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu.
•
Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Sepasang to your library and receive updates
or
#607cool
Content Guidelines
You may also like
BarraKilla by novaadhita
64 parts Complete
LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!
JODOH salah ngomong by AisPatricia
16 parts Complete Mature
Penasaran? Langsung baca kuyy... Wajib follow akun akooee yah,.. Update gak menentu,.. ___________________________ Pernikahan tanpa cinta tuh gimana sih rasanya? Pasti gak enak banget kan.. Apalagi nikah sama orang yang gak kita kenal plus cuma karena salah ngomong doang,.. Berasa pengen di jahit aja tuh mulut yang asal banget kalau ngomong... Yah, itu semua terjadi pada Andina Putri Prama, Gadis manis yang memiliki senyum indah, berkulit putih, badan tinggi, dan lumayan seksi. Gara-gara sebuah pertemuan yang terjadi pada waktu yang tidak tepat membuat Andin melakukan kesalahan yang berujung pada dirinya harus menikah dengan pria Asing yang sama sekali tidak dia kenal. Pernikahan macam apa yang akan Di jalani Andin ? Jika pernikahan ini saja sudah terhitung kesalahan besar baginya. Penasaran dengan kisah dan masalahnya ? Yuuk, langsung di baca aja.. mari menyelam di dalam rumah tangga Andin yang penuh dengan asam garamnya... Slamat membaca,... ____________________________ "Maksud kedatangan saya kesini adalah," Alvin mengantungkan ucapannya, "meminta izin Bapak untuk lebih mengenal Andin dan serius padanya." Ucap Alvin tenang. Mata Andin membulat sempurna dan mulutnya ternganga lebar kala mendengar ucapan Alvin barusan. "Kamu yakin dengan ucapanmu itu nak ?" Tanya Ayah Andin memastikan. "Saya yakin, sangat yakin." Alvin berucap mantap. "Jadi-" "Andin mau bicara bentar sama dia." Potong Andin dengan memberi isyarat Alvin untuk mengikutinya. "Lo mabok lem yah ?" Sambar Andin saat sudah sampai di taman belakang rumahnya. "sori, maksunya ?" Alvin tak mengerti kemana arah bicara Andin. "Gue gak kenal lo, lo juga gak kenal gue dan sekarang lo main lamar-lamar aja." Emosi Andin. "Loh, kan kamu yang minta saya langsung ketemu Ayah kamu?" Alvin mengangkat alisnya bingung. "Salah saya di mana?"
You may also like
Slide 1 of 10
Rumahku, di Hatimu (The Beginning of Undeniable Love Series) cover
Three Targeted Girls!! cover
BarraKilla cover
TANTAN ; with you [ ON GOING ]  cover
180° [END] cover
Bersamamu cover
My Beloved Enemy [Segera Terbit] cover
My possesive boyfriend cover
Not My Sugar Daddy (END)  cover
JODOH salah ngomong cover

Rumahku, di Hatimu (The Beginning of Undeniable Love Series)

9 parts Complete Mature

Selama sepuluh tahun kupikir sudah mati rasa. Kemampuanku untuk merasakan sesuatu dari hati. Cinta. Kusangka tinggal sejarah. Aku keliru. Sebab, aku baru saja merasakannya. Parahnya. Ini jauh lebih kuat. Demi Tuhan, untuk Nastiti aku bersedia tinggal di sini. Dimana pun asal bersamanya. Kunikahi dia hari ini juga. Tapi...apakah dia mau? Nastiti adalah gadis baik. Polos. Aku terlalu rusak. Kotor, untuk perempuan semanis Nastiti. ------------------author note-------------- Dear Readers, Sekedar mengingatkan, semua novel saya untuk konsumsi mereka yang berusia 18+ , berpikiran terbuka, dan ingin membaca cerita ringan tanpa harus keras berpikir dan berkerut dahi. After all, this is just a work of fiction. Just read & have fun guys Bagi yang tidak memenuhi kriteria pembaca karya saya, tolong jangan baca. Carilah bacaan yang sesuai dengan selera dan gaya penulisan yang bisa Anda nikmati. I won't change my writing style. It's either you read it or you don't. Untuk adik-adik yang usianya di bawah 18 (kalau ada), tolong jangan baca ya. Carilah bacaan sesuai usianya ☺️ Demikian. Salam hangat, -KI-