Aku & Kenangan

Aku & Kenangan

  • WpView
    Reads 1,190
  • WpVote
    Votes 406
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 26, 2020
Afa dan Jey sama seperti lainnya. Hubungan mereka sama seperti lainnya. Hanya saja, ujian mereka yang berbeda. Orang ketiga, beda agama, cinta segitiga, justru tidak menimpa mereka. Dan mereka? Sebuah ujian yang tidak pernah terpikirkan, bahkan tidak pernah di duga. Ujian membuat mereka menjadi aku & kenangan. Lantas, apakah artinya mereka berpisah dan saling membenci seperti orang-orang kebanyakan? Jawabannya tidak. Mereka justru tidak terpisahkan. Yang menjadi pertanyaan disini ialah akhir dari kenangan mereka. Apakah diakhiri dengan terangkatnya dua ujung bibir? Atau, hujan deras yang mengalir di Indra penglihatan?
All Rights Reserved
#5
hearth
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Biru [END]
  • Semu
  • RAIHAN
  • CERPEN (END)
  • The First
  • Dear, B!✔️ [Tamat]
  • Bukan Cinta Yang Salah
  • Sayap-Sayap Cinta
  • ReinSheria [COMPLETED]
  • My Life!

Sinopsis : Biru mencoba melambai-lambaikan tangannya tepat di hadapannya tapi hasilnya tetap sama. Tatapan yang sama. Raga yang diam. Pikiran yang kelayapan. Jiwa yang dipenuhi kerinduan. Laila tersadar dari lamunannya, saat wajah Biru tepat berada di hadapannya. "Apakah kau menyukai langit biru?" "Sampai-sampai apapun yang ada di sekitarmu kau begitu tidak peduli" "Menurutmu, apa yang indah dari langit biru?" ucap Biru pada Laila yang kini tengah menatapnya. Laila tidak mengucap sepatah kata pun. Ia berusaha untuk berdiri dari duduknya. Dan ia sama sekali tidak berpikir untuk menjawab pertanyaan beruntun yang terucap dari mulut Biru. Tak lama dari itu, pandangannya berubah menjadi kabur. Langit biru tidak lagi terlihat. Yang ada hanyalah ruangan dingin yang begitu gelap. Laila pingsan di hadapan Biru. __________________ Tiga per dua diperoleh dari kesadaranku. Sisanya hanyalah angan tentang kenangan. ~Laila Buktinya, kamu sama sekali tidak bisa melepaskan ingatan tentang kenangan itu bukan? Ya, ia abadi dalam hati ~Maria Apa yang indah dari langit biru??? ~ Biru

More details
WpActionLinkContent Guidelines