Romansa SChool

Romansa SChool

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 10, 2021
Sebenar nya ini cerita udah aku publis sebagian di wp lama ku tapi karna wp lama gak kepake lagi jadi buat nya di sini dah dengan judul baru tapi kisah nya masih sama ko stay enjoy kisaah roman seorang evelin yang ngalamin study excange di sebuah sekolah yang katanya di bawah dari sekolah yang ayah nya dirikan lah gimana nih lanjutan ceritanya .......hayuk tambahkan ke perpustakaan "apa apaan sih lo ,nabrak nabrak segala,lo tuh klo jalan itu mata di pake bisa kagak sih" sahut aksara nge gas gitu nahamn emosi nya lah yang nabrak dia itu acuh dan mengedikkan bahu nya gak pedulu sam orang yang di tabrak "eh lo punya kuping kagak sih gua ngomong ama lu tagak ???"tannya nya "lu cowo kok nyolot bat dah ribet lu" sahut elin dengan watados iyah cewek yang nabrak tu si ketos tengil namanya elin
All Rights Reserved
#94
judes
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BarraKilla
  • Weird Wedding ✓
  • BAD GIRL VS KETUA OSIS✓
  • EVAN [ON-GOING]
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • about us and him ✔️
  • ON SIGHT (Completed)
  • Three Targeted Girls!!

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines