(On Going )ANEKA RASA MANTAN

(On Going )ANEKA RASA MANTAN

  • WpView
    LECTURAS 143
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, dic 19, 2022
Aku sedang berandai-andai. "Bagaimana jika aku nanti menikah. Dengan orang lain, Dan aku mempunyai banyak mantan di sekitarku?" "Lalu bagaimana dengan perasaan pasangan mantanku nanti ?" "Dan.... Bagaimana cara aku memperkenalkannya?" "Mungkin saja hubungan itu sudah tak ada.. Tapi apa mungkin dengan rasa nya?" Jika selama nya hanya menjadi rahasia bagiku dan baginya., "artinya.. Rahasia itu adalah Rasa yang sesungguhnya bukan rahasia yang tidak bisa di rahasiakan kelak." "Hummhh.. Baiklah.. Aku akan mencoba untuk menuliskannya dengan sudut pandang yang berbeda"
Todos los derechos reservados
#22
humorremaja
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Eliinaa
  • UTOPIS || Anthony Ginting
  • ON SIGHT (Completed)
  • Sweet RomanShit
  • friendship dump
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]
  • ANGGI MAHARANI
  • Don't call it love!
  • My favorite person
Eliinaa

Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido