ALEYA
Aleya
Dalam hidup, tak ada manusia yang sepenuhnya luput dari persoalan. Entah itu masalah yang timbul dari kesalahan sendiri, atau luka lama yang telah melekat sejak awal perjalanan.
Kehidupan Brien di masa lalu membekas begitu dalam, hingga membawanya pada rutinitas konsultasi dengan psikolog. Dalam usahanya melarikan diri dari bayang-bayang trauma, ia mencoba berbagai cara untuk menyibukkan diri-salah satunya melalui program pertukaran mahasiswa merdeka.
Namun, takdir kerap kali menyimpan kejutan di balik luka yang belum sembuh. Dari rangkaian peristiwa yang pahit, tanpa ia sadari, jalan hidup membawanya pada sebuah pertemuan tak terduga. Bukan lewat pilihan, tetapi melalui langkah-langkah yang terasa seperti kebetulan. Di sanalah ia bertemu Aleya-seseorang yang tak pernah ia bayangkan akan hadir dalam kisah hidupnya.
"Aku adalah hujan. Kalau tak suka, silakan berteduh." -Aleya
"Aku tetap menyukai hujan, meski harus sakit setelahnya." -Brien