We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ANAGATA

ANAGATA

  • WpView
    Reads 176
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 26, 2023
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Tolong jangan memaksaku untuk menerima diriku sendiri, karena bahkan aku tidak tahu siapa diriku. Jangan seret-seret aku. -Anjasmara- Kang Mas pasti akan selalu melindungimu, Dik. -Mada- Ketika roda waktu sedikit tersendat, membuat perputaran takdir menjadi tidak seperti seharusnya. Sebuah sejarah yang terpotong terbang begitu saja menuju masa kini yang terlampau bebas. Ada banyak yang harus dibicarakan, antara sang Mahapatih, adik yang hilang, keturunan terakhir kerajaan Majapahit, dan lirikan diam dari balik bayangan. (Nb: cerita ini hanya fiktif belaka. Apabila ada penyimpangan yang tidak sesuai dengan sejarah asli, mohon dimaafkan)
All Rights Reserved
#405
majapahit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • surat tentang candra
  • Time Travel : Majapahit Empire [TERBIT]
  • Kembang Kinasih (TERBIT)
  • [✔]RANJAU
  • PITALOKA | Sekala Ruang Renjana
  • bestari
  • Berantai (First Draft, Three Universe) - [Discontinued]
  • Lintang Di Langit Majapahit [END]
  • Gandakusuma

Hanya ada satu hal yang dia inginkan saat ini, yakni menghentikan suara-suara yang terus muncul di telinganya. Suara yang sejak 4 tahun lalu sempat berhenti terdengar, kini kembali menggema. Mengganggu segala rutinitas yang sudah ia coba bangun kembali, agar tampak hidup seperti manusia normal lainnya "tolong berhenti....ini terlalu berisik, tolong.... kamu menyakitiku" lirihnya sambil bersimpuh di depan candi Bajang ratu. Candi yg katanya bisa membawa sial bagi siapapun yg terlalu lama berada disekitarnya. Mungkin memang benar, sebab segala gangguan suara itu, bermula sejak kunjungan pertamanya kesana "aku mohon...." lirihnya sekali lagi "maafkan aku Nirmala" "berhentilah...." lirihnya untuk terakhir kali

More details
WpActionLinkContent Guidelines