Re-wedding(?) - [END]

Re-wedding(?) - [END]

  • WpView
    Reads 242,637
  • WpVote
    Votes 13,769
  • WpPart
    Parts 60
WpMetadataReadComplete Fri, Apr 30, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Hamil? Punya anak? Mana bisa? Dipegang saja tidak pernah! Maharani Aqila Dewi. 22 tahun, IQ dibawah rata-rata, bucinnya Saka. Raysaka Wahyu Mahendra. 26 tahun, Cerdas Istimewa, Benci Rani. Rani selalu sayang Saka. Rani tidak tahu kenapa pria yang ia nikahi ini tidak peduli dan jahat padanya. Tapi, cinta tak butuh alasan, bukan? Kalau Saka tidak peduli dengan Rani begitu pula Rani akan menjawab. Rani tidak peduli jika Saka tidak peduli dengannya. Yang penting, Rani mencintainya dengan tulus sepenuh hati. Kisah cinta mereka pun dipenuhi dengan Kekonyolan Rani dan sikap dingin Saka. Sampai akhirnya Rani sadar, ternyata dirinya hanyalah seorang yang halu jika Saka pernah mencintainya. Nyatanya, Pria itu hanya menikahinya atas perintah Ayahnya sendiri. Akankah Rani masih mempertahankan pernikahannya ataukah perceraian adalah pilihan yang dipilih sebagai ending dari kisah cintanya dengan Saka? Start: 20.4.20
All Rights Reserved
#56
wedding
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Takeaway
  • Peran Ayah Pengganti
  • Gradasi Hati
  • MY BABY
  • May I Love You?
  • KETOS DINGIN ITU SUAMIKU![END]
  • New Interim+ [Tamat di Storial]
  • Langkah Dalam Kebetulan
  • Marrytime ✓
  • Tentang Kita
Takeaway

Masalah ini bermula dari rasa iri Denara pada Raisa, sang kakak yang selalu sukses dalam hal apapun. Raisa, si sulung yang pintar dalam bidang akademis, sukses di bisnisnya dan juga cantik di mata banyak pria. Perempuan duapuluh delapan tahun itu seperti tidak punya sisi buruk di hidupnya. Berbeda dengan Denara yang sering dianggap bodoh, pemalas dan tidak secantik sang kakak. Kelebihan yang Raisa punya selalu membuat Denara marah, terlebih papa dan mamanya senantiasa membanding-bandingkan. Hal ini membuat gadis duapuluh lima tahun itu mencari cara agar bisa menandingi sang kakak, atau minimal mengambil sedikit keberuntungan yang seharusnya menjadi milik Raisa, termasuk perkara jodoh. Namun siapa sangka, langkah yang Dena ambil justru menjerumuskannya pada masalah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines