"kita gak bisa memilih kepada siapa kita mau jatuh cinta... tapi itu hatimu yang punya hak menentukan..." ucapnya lalu berdiri membelakangi Safana sambil menikmati air hujan. Luka itu belum hilang, dan entah sampai kapan bisa hilang. Setelah kepercayaannya kepada lelaki dikoyak begitu saja, rasanya sangat sulit untuk membuka mahligai hubungan cinta meskipun dia sudah berkali-kali mencoba. "kalau suatu saat aku beneran jatuh cinta sama Wahid... berarti aku akan jadi manusia paling patah hati di bumi..." ungkap Safana. Lalu berdiri di samping Rimba, Perkataan itu membuat Rimba sedikit bingung.
More details