We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Raeliana
  • WpView
    Reads 426
  • WpVote
    Votes 76
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 1, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Kesehari-harian seseorang yang bernama Raeliana, biasa di panggil Liana yang males tapi kalau cerewet udah kayak emak-emak. Ditemani oleh Kiki yang penyabar selalu disuruh-suruh layaknya majikan dan babunya Liana. Anara yang selalu cerewet memberikan suasana menjadi rame selaku sahabatnya. Kiki dan Anara yang selalu mengisi ke kosongan hati Liana akibat ditinggal oleh seseorang yang dicintainya. Saling memahami, saling melengkapi. Meski kadang pertengkaran antara Kiki dan Anara membuat Liana risih, tetapi Liana bersyukur memiliki teman seperti mereka. Tapi, apakah setelah kejadian 'itu' Liana masih bisa bebas di kehidupannya? "Lo mau jadi pacar gue?" Tanya seseorang serius, menatap mata pasangannya dengan intens. "Ha? Acar? Lo mau gue beliin acar?" Ya begitulah yang Liana jawab. Berisi kegajean Liana, para sahabat, dan teman lainnya sehari-hari.
All Rights Reserved
#7
kegajean
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • ON SIGHT (Completed)
  • You And Me, Can We? [On Going]
  • Because I'm Stupid (End)
  • Leona[Hiatus]
  • THE CLIMB [Completed]

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines