AMISTAD || TWICE [ongoing]

AMISTAD || TWICE [ongoing]

  • WpView
    Reads 1,463
  • WpVote
    Votes 169
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 20, 2021
"Yakin masih mau pertahanin persahabatan ini? Ini mah udah hancur," Nala bertanya dengan menatap sahabatnya satu-persatu. "Kalo kayak begini terus, gue ga kuat!" lalu dia memegangi dadanya dan air mata terjun kembali kepipi melalui matanya. "Lo gila ya? Kita ini sahabatan udah hampir 10 tahun dan lo bilang semudah itu untuk menghancurkannya?" sarkas Diela mengernyitkan dahinya tidak mengerti dengan pikiran Nala. "Duh pusing gue! Gue juga capek, tapi gue ga bakal berpikir dengan semudah itu buat menghancurkan persahabatan ini," Cherry melanjutkan dengan tidak terima pula. "Untuk apa mempertahankan lagi? Kita juga sudah pada sendiri-sendirikan?" Jirene menatap sinis kearah Diela dan Cherry. Mizel membuka earphonenya, dia merasa gerah dengan pembicaraan para sahabatnya. Ini benar-benar keterlaluan. "Gue keluar!" Mizel lalu melangkahkan kakinya menuju pintu keluar, perempuan itu tidak sedikitpun menatap sahabat-sahabatnya. "Segini aja batas persahabatan kita?" tanya Jinev tersenyum kecut lalu dia menyusul Mizel keluar. "Kak Jinev!" panggil Terra lalu perempuan itu menyusul Jineva keluar disusul oleh Cherry dan Diela. "Aku kecewa sama kalian. Aku kira kalian bakal mempertahankan persahabatan kita ga taunya seperti ini," Syenna lalu keluar sembari menangis.] Mora dan Jirene menenangkan Nala yang masih menangis hingga sekarang. Mora menatap kepergian beberapa sahabatnya. Lalu apa yang akan terjadi selanjutnya dengan persahabatan mereka semua? Apakah ini saja arti dari persahabatan yang sudah mereka bangun sejak lama lalu hancur menjadi seperti ini? Akankah persahabatan mereka terus berlanjut atau justru berakhir? ©20 December 2020, Puti Andini
All Rights Reserved
#12
gokil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AMISTAD✅
  • ALVIVA (END)
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • My Roommate Is a Badgirl
  • Rintik Hujan
  • Ali Arkhan
  • FRIENDzone (Completed)
  • LOVE STORY QIANARRA
  • 00.00
  • Grafi [End]

"Mel, jogging kuy!" "Mmmm.. Lo jogging gue sarapan, gimana?" tawar Caramel pada cowok di depannya dengan alisnya yang naik sebelah. "Ck, gak asik Lo, Mel!" kesal cowok itu. Caramel terkekeh gemas lantas mencubit kecil pipi sahabatnya, "Lo kalo lagi ngambek lucu amat, jadi pengen nampol." Cowok itu memanyunkan bibirnya kesal dan berusaha menjauhkan tangan Caramel dari pipinya. "Iya, deh, kuy, jogging--" "Gitu kek dari tadi!" sela cowok itu. "Ck, gue belom selesai ngomong, Ryan!" "Hahah.. oke, lanjutin gih!" Caramel merotasikan matanya, "Tapi gue jalan di belakang Lo." "Au ah, kezel gue sama Lo!" "Gue gak bisa jogging, Ryan. Kalo mau jogging, gih, minta temenin pacar Lo!" **** Amistad. Ikatan yang membuat mereka saling memahami satu sama lain. Amistad. Ikatan yang membuat mereka terikat tak hanya raganya namun rasa mereka pun demikian. Amistad. Ikatan yang bukan penghalang, walau fakta saling menyayangi itu benar adanya. Amistad. Ikatan untuk terus bersama, bukan saling meninggalkan. **** "Gue berani taruhan, tuh, cewek bakal menang balapan!" "Let's we see! Who's the winner," sahut cowok bermuka datar pada lawan bicaranya. [ Sequel of 'alvino' ] **** Started at 01.01.19

More details
WpActionLinkContent Guidelines